PEMPROV KALTENG

Gubernur Kalteng Salurkan Rp3 M untuk Korban Banjir Aceh, Sumut dan Sumbar

13
×

Gubernur Kalteng Salurkan Rp3 M untuk Korban Banjir Aceh, Sumut dan Sumbar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kalteng Salurkan Rp3 M untuk Korban Banjir Aceh, Sumut dan Sumbar
KEMANUSIAN – Pemprov Kalteng bersama Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menyalurkan bantuan kemanusian kepada bencana yang menimpa Provinsi Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara, Rabu (3/12) TABENGAN/YULIANUS

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap korban bencana banjir bandang yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Bencana tersebut menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat di wilayah terdampak, baik akibat korban jiwa maupun kerusakan sarana dan prasarana.

Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran menyampaikan rasa duka cita dan solidaritas mendalam atas musibah tersebut.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan rasa empati, simpati, dan solidaritas yang mendalam atas bencana banjir bandang yang melanda saudara-saudari kita di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Sumatera Barat,” ucapnya di Palangka Raya, Rabu (3/12).

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, saya menyampaikan duka cita yang tulus kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Semoga diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” lanjutnya.

Gubernur juga mendoakan bagi keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran.

Sebagai bentuk solidaritas, Pemprov Kalteng akan memberikan bantuan kemanusiaan senilai Rp3 miliar untuk tiga provinsi yang terdampak. Bantuan tersebut akan disalurkan secara langsung ke masing-masing provinsi. Masing-masing provinsi akan menerima Rp1 miliar yang bersumber dari APBD Kalteng.

“Bantuan ini jangan dilihat dari nilai materinya, melainkan merupakan wujud kebersamaan, kepedulian dan komitmen kami untuk saling menopang sebagai sesama anak bangsa dalam situasi bencana,” tegas Agustiar.

Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan adalah kekuatan terbesar untuk bangkit dari bencana.  “Semangat kebersamaan adalah kekuatan terbesar yang mampu membantu masyarakat lahir kembali,” katanya.

Selain itu, Gubernur mengajak semua pihak untuk turut berperan dalam meringankan beban masyarakat terdampak, termasuk pemerintah, organisasi masyarakat, dunia usaha, dan masyarakat umum.

“Saya mengajak setiap pihak baik pemerintah maupun organisasi masyarakat, dunia usaha maupun masyarakat umum untuk terus menunjukkan empati dan solidaritas serta mendoakan agar para korban yang selamat diberi kekuatan, ketabahan, dan kesabaran,” serunya.

Di sisi lain, ia juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dan hati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi terkait bencana.

“Jangan sampai ada pihak yang menyampaikan berita yang tidak akurat dan berkomentar yang dapat memperkeruh suasana. Mari kita menjaga ketenangan publik dan memastikan setiap informasi berasal dari sumber resmi yang terpercaya,” pesan Agustiar.

Mengakhiri pernyataannya, Gubernur berharap proses penanganan bencana dan pemulihan dapat berjalan cepat.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi masyarakat di wilayah terdampak, mempermudah segala upaya penanganan bencana dan mempercepat proses pemulihan sehingga kehidupan masyarakat dapat kembali normal,” tutupnya. ldw