PEMKAB KAPUAS

Bupati Wiyatno Lepas Kirab Santri Nasional

28
×

Bupati Wiyatno Lepas Kirab Santri Nasional

Sebarkan artikel ini
Bupati Wiyatno Lepas Kirab Santri Nasional
HARI SANTRI- Bupati Kapuas HM Wiyatno melepas peserta Kirab Santri di halaman Masjid Agung Almuqarram Madani, Kota Kuala Kapuas. Tabengan/istimewa

KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID- Bupati Kapuas HM Wiyatno, mengajak seluruh santri di Kabupaten Kapuas untuk menjadikan momentum Hari Santri Nasional 2025 sebagai sarana memperkuat semangat kebangsaan, keimanan, dan kepedulian terhadap sesama.

Dalam sambutannya saat melepas peserta Kirab Santri, Bupati Wiyatno mengawali dengan ungkapan syukur kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga masyarakat dapat memperingati Hari Santri dengan penuh rasa cinta dan kebanggaan.

“Hari Santri adalah momentum yang mengingatkan kita semua akan peran besar para ulama dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa,” ujarnya, Rabu (22/10).

Bupati juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa para santri di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan iman.

“Bangsa ini berduka, dan pemerintah hadir untuk menunjukkan kepeduliannya. Kementerian Agama telah turun langsung meninjau serta memastikan proses pemulihan berjalan baik, yang merupakan bukti nyata bahwa negara peduli terhadap pesantren,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri tidak terlepas dari Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari yang menyerukan kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Semangat jihad itulah yang membakar keberanian para santri dan rakyat untuk melawan penjajah. Dari Resolusi Jihad 22 Oktober 1945, lahirlah peristiwa heroik 10 November yang kini kita kenang sebagai Hari Pahlawan,” jelasnya.

Bupati Wiyatno mengingatkan bahwa nikmat kemerdekaan dan ketenangan yang dirasakan hari ini merupakan hasil perjuangan para ulama dan pahlawan bangsa.

“Mari kita syukuri nikmat ini dengan menjaga persatuan, meningkatkan keimanan, dan terus berkontribusi positif bagi daerah dan bangsa,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Bupati Kapuas berharap agar para santri terus menjadi generasi penerus yang berilmu, berakhlak, dan cinta tanah air.

“Santri hari ini adalah pemimpin masa depan, jadilah penerang bagi bangsa dengan ilmu dan keteladanan,” pungkasnya.c-hr