PEMKAB GUNUNG MAS

Bupati Jaya Monong Buka Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Jamur Tiram

21
×

Bupati Jaya Monong Buka Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Jamur Tiram

Sebarkan artikel ini
Bupati Jaya Monong Buka Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Jamur Tiram
PELATIHAN- Bupati Gunung Mas Jaya S Monong bersama seluruh peserta kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Jamur Tiram. Foto Hendy Priady

KUALA KURUN/TABENGAN.CO.ID – Bupati  Jaya Samaya Monong, membuka resmi kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Jamur Tiram bagi pemuda Kabupaten Gunung Mas tahun 2025. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) di Aula Hotel Zefanya Kuala Kurun,  Senin (24/11).

Bupati menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Gunung Mas dalam mendorong kemandirian ekonomi pemuda. Ia menilai, generasi muda memiliki energi besar sebagai motor perkembangan daerah dan agen perubahan di berbagai sektor pembangunan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Gunung Mas untuk mendorong kemandirian ekonomi pemuda. Kita menyadari bahwa pemuda adalah energi pembangunan, motor kreativitas, dan pendorong perubahan,” tegas Bupati.

Menurutnya, budidaya jamur tiram merupakan salah satu peluang usaha yang sangat potensial untuk digeluti pemuda. Selain memiliki nilai ekonomi tinggi, proses budidayanya mudah dipelajari, tidak membutuhkan lahan yang luas, serta dapat dikembangkan menjadi beragam produk olahan bernilai tambah.

Bupati Jaya menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Program Tambun Bungai, program strategis Pemkab Gunung Mas yang difokuskan pada penguatan ekonomi masyarakat. Program tersebut mendorong pemberdayaan potensi lokal dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar lebih mampu menghadapi tantangan ekonomi.

“Dengan pelatihan ini, kita ingin mencetak pemuda Gunung Mas yang mandiri, inovatif, serta mampu menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti materi dengan serius agar memperoleh bekal keterampilan yang dapat diterapkan langsung di lapangan. Selain itu, pemerintah daerah memastikan akan terus memberikan dukungan berkelanjutan bagi para pemuda yang ingin mengembangkan usaha di bidang budidaya jamur tiram. Dukungan ini meliputi pembinaan, fasilitasi pemasaran, hingga peluang kemitraan sesuai kewenangan pemerintah daerah.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada para narasumber dan panitia pelaksana yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan tersebut. Ia menyebut pelatihan ini memiliki peran penting dalam memajukan kualitas generasi muda sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

Pelatihan yang diikuti puluhan pemuda dari berbagai kecamatan ini mencakup penyampaian materi teori, praktik budidaya, manajemen usaha, hingga teknik pengolahan produk jamur tiram. Peserta diharapkan memiliki pemahaman menyeluruh tentang peluang bisnis dari hulu ke hilir.

Peserta sebanyak 25 orang yang merupakan pemuda pemudi dari Kabupaten Gunung Mas berusia 16-30 tahun.c-hen