
NANGA BULIK/SUKAMARA– Ketua Tim Penggerak Pos Pelayanan Terpadu (TP-Posyandu) Provinsi Kalteng Ny Aisyah Thisia Agustiar Sabran melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sukamara dan Lamandau, Selasa-Rabu (9-10/12).
Dalam kunjungannya ke Bumi Bahaum Bakuba, Aisyah Thisia Agustiar yang juga sebagai Ketua TP-PKK Provinsi Kalteng, mendatangi Posyandu Melati, Desa Sumber Mulya, Kecamatan Bulik.
Ia menyampaikan bahwa saat ini Posyandu harus bergerak berdasarkan 6 bidang Stabdar Pelayanan Minimal (SPM) yang sudah ditetapkan Mendagri.
“Menindaklanjuti regulasi tersebut di atas, maka dalam kesempatan ini saya meminta kepada Kabupaten Lamandau untuk segera melakukan penataan kelembagaan Posyandu 6 SPM, yaitu Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum; Perumahan Rakyat; Ketenteraman, Ketertiban Umum, Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas) dan Sosial,” ungkapnya.
Lebih jauh istri Gubernur Kalteng itu menambahkan, dengan pembentukan/penetapan Tim Pembina Posyandu secara berjenjang sesuai dengan kewenangan dan peraturan perundang-undangan, dari Tingkat Kabupaten, Tingkat Kecamatan hingga Tingkat Desa/Kelurahan.
Aisyah Thisia juga mengapresiasi Tim Posyandu Kabupaten Lamandau yang berhasil meraih juara 3 pada Lomba Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Kalteng awal Desember lalu.
“Semoga prestasi ini menjadi penyemangat untuk terus bersinergi dan meningkatkan pembinaan implementasi 6 SPM pada Posyandu se-Kabupaten Lamandau,” bebernya.
Dalam kunjungannya ke Kabupaten Lamandau, Ketua TP-Posyandu Kalteng juga memberikan sejumlah bantuan sebagai bentuk implementasi 6 SPM Posyandu, di antaranya Bidang Pendidikan: 30 paket bingkisan alat tulis, SPM Bidang Kesehatan berupa timbangan injak digital 1 unit, timbangan bayi 1 unit, stadiometer 1 unit dan tensimeter 1 unit, SPM Bidang PU berupa 1 set pompa air beserta toren.
Kemudian, SPM Bidang Perumahan Rakyat berupa 1 unit bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, SPM Bidang Trantibum Linmas berupa 1 unit APAR dan SPM Bidang Sosial berupa 30 paket sembako.
Di tempat yang sama, Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid, menyampaikan, kegiatan kunjungan Ketua TP-Posyandu sekaligus sosialisasi pembinaan Posyandu 6 bidang SPM di Kabupaten Lamandau memiliki makna yang sangat penting.
“Karena saat ini Posyandu telah ditegaskan kembali sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan yang berperan strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan layanan dasa,” terangnya.
Menurutnya, melalui penguatan kelembagaan dan pelaksanaan program Posyandu yang terpadu, seluruh layanan dasar ini dapat hadir lebih dekat, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran kepada masyarakat, terutama kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, lansia, dan keluarga kurang mampu.
“Kami di Kabupaten Lamandau berkomitmen penuh untuk mendorong transformasi Posyandu menjadi Posyandu yang lebih modern, lebih responsif, serta mampu menjadi pusat edukasi, pemberdayaan, dan pelayanan dasar bidang 6 SPM,” ujarnya.
Disambut Bupati Sukamara
Sehari sebelumnya, Selasa (9/12), kunjungan Ketua TP PKK dan TP Posyandu Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran bersama rombongan ke Kabupaten Sukamara disambut Bupati Sukamara Masduki.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukamara, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah beserta jajaran yang telah memilih Kabupaten Sukamara sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan ini. Kehadiran ibu membawa makna penting bagi penguatan layanan dasar di daerah kami,” kata Masduki.
Masduki menyatakan, dengan diterbitkannya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, maka Posyandu tidak lagi hanya dipandang sebagai pos pelayanan kesehatan semata.
Posyandu kini menjadi pusat layanan terpadu yang memberikan layanan dasar pada 6 bidang SPM, yaitu Bidang Kesehatan, Bidang Pendidikan, Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Pelindungan Masyarakat, serta Bidang Sosial.
“Transformasi ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menjamin akses layanan dasar yang menyeluruh, terpadu, dan merata bagi seluruh masyarakat, khususnya di tingkat desa dan kelurahan,” kata Bupati Masduki. c-kar/c-afd





