Hukrim

Akibat Angin Kencang, 17 Laporan Pohon Tumbang Hingga Rumah Mengalami Kerusakan Parah

30
×

Akibat Angin Kencang, 17 Laporan Pohon Tumbang Hingga Rumah Mengalami Kerusakan Parah

Sebarkan artikel ini
Akibat Angin Kencang, 17 Laporan Pohon Tumbang Hingga Rumah Mengalami Kerusakan Parah

Foto : Petugas saat dibeberapa lokasi pohon tumbang dan kerusakan bangunan rumah akibat dampak cuaca ekstrem , Kamis (18/12). (IST)

Akibat Angin Kencang, 17 Laporan Pohon Tumbang Hingga Rumah Mengalami Kerusakan Parah

Akibat Angin Kencang, 17 Laporan Pohon Tumbang Hingga Rumah Mengalami Kerusakan Parah

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang melanda Kota Palangka Raya, Kamis (18/12) sore. Dampak dari peristiwa tersebut tidak hanya menyebabkan pohon tumbang di sejumlah ruas jalan, tetapi juga mengakibatkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan akibat hembusan angin tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya bersama instansi terkait bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan, termasuk mengevakuasi pohon tumbang yang sempat mengganggu akses jalan dan membahayakan keselamatan masyarakat.

Analis Kebencanaan BPBD Kota Palangka Raya, Balap Sipet, menyampaikan bahwa kejadian pohon tumbang terjadi di berbagai titik dan sebagian besar dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba.

“Penanganan langsung dilakukan bersama unsur BPBD, Damkar, Dishut, serta dibantu aparat dan masyarakat setempat untuk membersihkan material pohon yang mengganggu akses jalan,” ujarnya.

Menurutnya, selain pohon tumbang, BPBD juga mencatat ada beberapa rumah mengalami kerusakan yang cukup parah, hingga satu buah bangunan sarang walet mengalami roboh akibat terpaan angin kencang.

“Selain pohon tumbang di beberapa titik, kami juga menerima laporan ada beberapa rumah warga mengalami kerusakan cukup berat akibat terpaan angin kencang. Saat ini sudah dilakukan pendataan dan penanganan awal,” katanya.

Ia menjelaskan, pohon tumbang terjadi di sejumlah lokasi, antara lain Jalan Cilik Riwut Km 1, Km 2 dan Km 21 Marang, Jalan RTA Milono seberang Adira, Jalan Antang, Jalan Tenggaring I, Jalan Bakut, Jalan Panenga, Jalan Belibis, Jalan Set Adji, Jalan Pangeran Samudra, Jalan M.H Thamrin, Jalan Ir Soekarno, Jalan Kerinci, Jalan Simpei Karuhei, kawasan Gedung Dharma Wanita di Jalan Dahlia, hingga Jalan G Obos IX di sekitar Universitas Islam.

“Beberapa lokasi lainnya juga sempat tertutup pohon yang tumbang, sehingga arus lalu lintas terganggu. Namun secara bertahap sudah dilakukan penanganan agar kondisi kembali aman dan bisa dilalui,” jelasnya.

Balap menambahkan, kejadian ini sejalan dengan peringatan dini cuaca dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, yang sebelumnya memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Kalimantan Tengah pada 17–19 Desember 2025.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat cuaca ekstrem, dan segera melaporkan kejadian pohon tumbang atau kondisi darurat lainnya agar dapat segera ditangani,” pungkasnya. dte