Spirit Kalteng

HARI BELA NEGARA DAN HARI JUANG TNI AD 2025-Tambun Bungai Run Sukses Diikuti 12 Ribu Peserta 

28
×

HARI BELA NEGARA DAN HARI JUANG TNI AD 2025-Tambun Bungai Run Sukses Diikuti 12 Ribu Peserta 

Sebarkan artikel ini
HARI BELA NEGARA DAN HARI JUANG TNI AD 2025-Tambun Bungai Run Sukses Diikuti 12 Ribu Peserta 
SERAHKAN HADIAH- Unsur Forkopimda foto bersama dengan pemenang lomba Tambun Bungai Run 2025 dari berbagai kategori. Penyerahan hadiah dilakukan oleh Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran, Pangdam XXII/TB Zainul Arifin, dan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Minggu (21/12). FOTO ISTIMEWA/ADE KURNIAWAN

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bela Negara (HBN) sekaligus Hari Juang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang jatuh pada 19 Desember 2025, Komando Daerah Militer (Kodam) XXII/Tambun Bungai menggelar kegiatan Tambun Bungai Run 2025 di Palangka Raya, Minggu (21/12).

‎‎Lari pagi massal tersebut diikuti sekitar 12 ribu peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai TNI, Polri, ASN, pelajar, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum. Tambun Bungai Run menjadi salah satu rangkaian peringatan yang bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme dan jiwa bela negara, sekaligus mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat.

Acara ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Kapolda Kalteng, Kajati Kalteng, serta Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Kalteng.

‎Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Tambun Bungai Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana edukasi kebangsaan yang dikemas secara menarik dan menyehatkan.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu menanamkan nilai-nilai bela negara sekaligus mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Ini adalah bentuk kecintaan kita kepada bangsa dan negara,” ujar Agustiar Sabran.

Ia menegaskan, bela negara tidak hanya dimaknai dalam konteks pertahanan, tetapi juga diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga persatuan, keharmonisan sosial, dan kesehatan masyarakat.

“Bela negara adalah tentang bagaimana kita memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa. Menjaga persatuan, menjunjung tinggi keharmonisan, serta menjaga pola hidup sehat merupakan wujud nyata kecintaan kita kepada tanah air, terutama bagi generasi muda,” tambahnya.

‎Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin berharap kegiatan Tambun Bungai Run dapat menjadi momentum untuk meningkatkan semangat, disiplin, dan kinerja seluruh peserta, baik prajurit TNI maupun masyarakat umum.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, kebugaran jasmani, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Pangdam.

Disebutkan, peserta dari masyarakat umum kurang lebih 9.000 orang, sedangkan dari TNI-Polri sekitar 3.000 orang. Jadi totalnya kurang lebih 12.000 peserta.

Pangdam menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak dan menggerakkan masyarakat Kalteng agar gemar berolahraga demi menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, sehingga bisa beraktivitas secara maksimal.

‎‎Selain sebagai ajang olahraga, Tambun Bungai Run juga menjadi momentum untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa, khususnya peristiwa Agresi Militer di Ambarawa yang terjadi pada 20 November hingga 15 Desember 1945, saat pasukan TNI AD berjuang melawan Sekutu yang diboncengi NICA.

‎‎“Kita mengingat semangat para pejuang dan pahlawan dalam membela negara. Semangat itu menjadi penyemangat kita agar kinerja ke depan bisa lebih baik,” tuturnya.

‎‎Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk turut mendoakan serta berempati atas bencana alam yang menimpa wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

‎‎“Kami berterima kasih kepada seluruh jajaran, khususnya Gubernur Kalteng, yang telah peduli terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa bencana dengan memberikan bantuan materiel maupun moril,” ungkapnya.

‎‎Lebih lanjut, Mayjen TNI Zainul Arifin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta pihak terkait yang telah bekerja keras menyukseskan Kodam Run 2025. Ia juga menyampaikan, kegiatan ini direncanakan akan menjadi agenda tahunan yang digelar setiap Minggu ketiga di bulan Desember.

‎‎“Baik pemerintah daerah, provinsi, maupun instansi terkait, saya ucapkan terima kasih atas partisipasinya sehingga acara ini dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Pada ajang tersebut, Prada Surya Chandra, pelari asal Satuan Brigif TP 86/Mandau, berhasil meraih juara ketiga pada kategori TNI/Polri. Ia mengaku bangga dan puas atas pencapaian yang diraih berkat kerja keras dan latihan yang konsisten.

“Saya sangat bersyukur dan bangga atas hasil ini. Prestasi ini menjadi motivasi bagi saya untuk berlatih lebih giat dan meraih hasil yang lebih baik ke depannya,” ungkap Surya Chandra.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat lebih sering digelar melalui kolaborasi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Saya berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama TNI dapat terus menghadirkan kegiatan seperti ini agar masyarakat semakin termotivasi untuk berlari, bergerak, dan menerapkan pola hidup sehat,” ucapnya.

Kegiatan Tambun Bungai Run berlangsung meriah, aman, dan tertib, serta ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang dan doorprize bagi peserta. Acara ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang semakin memperkuat semangat bela negara, kebersamaan, dan gaya hidup sehat di Kalangan masyarakat Kalteng.

Gubernur juga mengaku bangga dengan salah satu peserta yang masih duduk di bangku kelas IV SD, namun mampu meraih juara dalam Tambun Bungai Run 2025. Ia menegaskan bahwa kerja keras dan semangat yang dilakukan secara berkelanjutan tidak akan mengkhianati hasil.

‎‎“Ini menjadi motivasi bagi kita semua. Kerja keras dan perjuangan yang dilakukan secara konsisten pasti akan membuahkan hasil,” pungkasnya. ldw/mak