
APRESIASI-Halikinnor berkunjung bersama Ketua PKK Kotim Khairiah Halikinnor dan juga didampingi Wakil butpati Kotim Irawati, Pj Sekda Kotim Umar kaderi dan sejumlah kepala OPD lainnya.FOTO ISTIMEWA
SAMPIT-/TABENGAN.CO.ID-Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengapresiasi kehadiran dan partisipasi PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Group yang secara konsisten mengikuti even tahunan Pemkab Kotim Sampit Expo 2026 . Hal itu diungkapkan Halikinnor ketika berkesempatan mengunjungi stan PT BGA Group pada Jumat (9/1) malam.
Saat itu Halikinnor berkunjung bersama Ketua PKK Kotim Khairiah Halikinnor dan juga didampingi Wakil butpati Kotim Irawati, Pj Sekda Kotim Umar kaderi dan sejumlah kepala OPD lainnya. Kedatangan Halikinnor dan rombongan saat itu disambut oleh Koordinator CSR Kalteng Widiyanto dan tim, sekaligus memperkenalkan sejumlah produk UMKM yang ditampilkan pada stan tersebut. Sejumlah produk aneka pangan yang ditampilkan seperti kripik pisang , peyek , dan stik. Kemudian beberapa kerajinan tangan seperti baju adat, sumping dan lawung yang merupakan asli buatan warga lokal.
“Saya berterimakasih kepada PT BGA yang telah berpartisipasi, dan ini juga sebagai contoh agar perusahaan-perusahaan lainnya juga di tahun depan dapat juga berpartisipasi seperti ini ,” ujarnya.
Dirinya juga memuji semua tampilan produk yang disajikan oleh PT BGA merupakan hasil dari olahan dan kerajinan tangan UMKM binaan perusahaan. Upaya tersebut menurutnya dapat memperkenalkan hasil produk UMKM lokal binaan kepada masyarakat luas , tidak hanya lokal namun juga ke tingkat Provinsi dan Nasional.
“Apalagi pengunjung di Sampit Expo ini kan asalnya datang beragam tidak hanya dari kota Sampit saja, sehingga sangat tepat jika menjadi upaya promosi produk-produk UMKM terutama yang menjadi binaan perusahaan,” tuturnya.
Sementara itu Wakil Bupati Kotim Irawati menambahkan jika dirinya berterimakasih terhadap PT BGA Group sudah melakukan pembinaan terhadap masyarakat Kotim terutama para UMKM yang juga karyawan serta masyarakat sekitar perusahaan BGA group beroperasi. Sehingga para UMKM , ujarnya sangat merasa terbantu terutama dalam hal memasarkan produk-produk yang mereka buat.
“Karena keluhan para UMKM saat ini mereka terkendala dalam memasarkan hasil produk mereka sehingga banyak para UMKM di Kotim ada yang berhenti jualan karena kendala modal,” katanya.
Dirinya berharap kedepan semoga PT BGA Group dapat konsisten dan berkelanjutan untuk membina para UMKM. Sebab hal itu bisa menjadi contoh dan dapat diikuti oleh perusahaan-perusahaan swasta maupun pengusaha lainnya dalam membina para UMKM di Kotim.
Terpisah Direktur CA PT BGA Group, Johan Sukardi mengatakan PT.BGA Region Mentaya dan Region Pundu menjalankan pembinaan pengembangan ekonomi masyarakat melalui UMKM berbasis kerifan lokal. Terlihat saat ini ada beberapa jenis UMKM yang cukup baik untuk bersaing di pasaran. Salah satu jenis UMKM saat ini yaitu keripik Barokah, dengan varian keripik pisang, keripik tempe, peyek, keripik tahu kering dan jenis lainnya. Kemudian UMKM keripik ini tidak hanya di pasarkan di pasar lokal, namun telah berkembang ke pasar modern seperti Hypermart, market online. Dimana keripik ini berlegalitas NIB, PIRT dan sertifikasi Halal yang telah teruji oleh Dinas Kesehatan.
Selain dengan UMKM olahan pangan, PT.BGA juga membina dan mendampingi Sanggar di Desa pelantaran kecamatan Cempaga Hulu bernama Sanggar Riwut Cempaga Bajenta berbasis kearifan lokal.
“Kerajinan tangan saat ini sangat menggambarkan khas pakaian dan acsecoris Lokal Dayak kalimantan tengah seperti pakaian rompi adat, lawung, gelang yang berbahan dasar alam berjenis pohon kayu dan lainnya,” tandasnya.
Selain dengan UMKM yang sudah menghasilkan produk, PT.BGA juga berkomitmen meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pembinaan cluster lainnya seperti peternakan Holtikultur, peternakan ayam pedaging dan ayam petelur. Saat ini hasil produk juga di tampung oleh Unit Pelayanan Sembako (UPS) internal PT.BGA serta perumahan karyawan.
Saat ini yang berjalan di lapangan yakni di
Pundu :
1. Poktan Maju jaya dalam bidang Olahan pangan kripik
2. Poktan Riwut Cempaga Bajenta dalam bidang Sanggar kesenian dan keajinan tangan.
3. Poktan Sejati : Hortikultura
4. Makmur Mentaya : Hortikultura
5. poktan sakan gantung terawang : ayam pedaging
Mentaya :
1. Ollivia – olahan pangan- Halal
2. Khadijah olahan pangan- Kripik – Halal
3. Margo Mulyo – Ayam Petelur
4. Dolas – Ayam Potong
5. Harapan Masa Depan (Mangkup) – Ayam Potong
6. Rohim – Benih Ikan lele
7. Hortikultura Mentaya Hulu Farm : Pertanian sayur sayuran.





