PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Bandara Tjilik Riwut berubah menjadi panggung seni otomotif saat Palangka Raya Moto Fest #3 digelar selama dua hari, Sabtu (31/1) dan Minggu (1/2). Puluhan mobil dan motor hasil modifikasi penuh kreativitas menghiasi area luar dan dalam bandara, menampilkan kombinasi warna, desain, dan teknologi yang memukau mata.
Event ini bukan hanya adu desain pameran, tetapi juga menjadi arena silaturahmi dan inspirasi bagi komunitas roda dua maupun roda empat. Dari modifikasi elegan hingga ekstrem, setiap kendaraan bercerita tentang keunikan pemiliknya.
Ketua Panitia Pelaksana, Tanto TKCI, mengungkapkan rasa bangganya melihat karya-karya ini benar-benar memuaskan hati. Meskipun jumlah peserta belum maksimal.
“Meski belum membeludak karena peserta lain terhalang waktu, namun peserta yang ada menampilkan kualitas modifikasi yang ditampilkan luar biasa. Kami optimistis, di event berikutnya Palangka Raya Moto Fest bisa lebih meriah lagi,” ujarnya, Minggu (1/2).
Pengunjung pun dibuat takjub oleh warna-warni cat, lampu LED, dan detail modifikasi yang penuh imajinasi. Banyak yang menyebut, suasana ini membuktikan bahwa Palangka Raya kini siap menjadi pusat kreativitas otomotif di Kalimantan Tengah.
Dengan semangat kreativitas yang membara, Palangka Raya Moto Fest #3 meninggalkan kesan mendalam bagi pecinta otomotif, sekaligus membuka jalan bagi event berikutnya yang dijanjikan lebih spektakuler.
“Para peserta diharapkan terus mendukung dan memeriahkan event-event otomotif selanjutnya agar semakin meriah dan memberikan dampak positif bagi perkembangan industri otomotif lokal khususnya di Kalteng,” tandasnya. jef





