Power Game

Pacer Palangka Raya Ramaikan UNDA Run 2026

391
×

Pacer Palangka Raya Ramaikan UNDA Run 2026

Sebarkan artikel ini
Pacer Palangka Raya Ramaikan UNDA Run 2026
OLAHRAGA-Para Pacer berfoto bersama peserta UNDA Run 2026, di Sampit, Kotim, Minggu (18/1) pagi.FOTO TABENGAN/MAYA SELVIANI

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Pacer asal Kota Palangka Raya, Eria Sagitary, istri Andrey Leonardo Narang ikut memecahkan suasana ajang UNDA Run 2026 yang digelar di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (18/1) pagi.

Bersama Pacer lainnya, Rosa dan Riana, Ria sapaan akrabnya, memandu para peserta UNDA Run 2026 di Pace 8. Para Pacer ini menjadi elemen kunci meramaikan dan juga menjadi kompas bagi peserta salam kegiatan ajang lari yang sedang digandrungi oleh masyarakat itu.

Dengan total Pacer sebanyak 9 orang yang terdiri dari Palangka Raya dan Sampit, para Pacer dan ratusan orang peserta melewati tujuh rute run, yakni Jalan Batu Berlian, HM Arsyad, MT Haryono, AIS Nasution, A Yani, Kapten Mulyono dan kembali ke Jalan Batu Berlian.

Para Pacer ditugaskan untuk menjaga kecepatan dan ritme lari agar peserta lain bisa mencapai target waktu finish mereka dan bertindak sebagai pemandu kecepatan dengan membawa penanda seperti balon atau bendera serta memberikan motivasi selama lomba.

“Saya sangat senang karena ada Pacer yang ikut serta dalam ajang ini, kebetulan saya tadi ikut Pacer 8 yang dikomando Kak Ria,” ujar Kenzie salah satu peserta.

Rektor Universitas Darwan Ali (UNDA) Sampit Dr Wendy Kesuma mengapresiasi antusias peserta yang cukup besar dalam mengikuti ajang tersebut. Pihaknya berencana akan melaksanakan ajang yang serupa dengan persiapan yang lebih maksimal.

“Walau ini persiapan hanya tiga minggu, tapi antisipasi peserta sangat tinggi, ke depan kita akan buat yang lebih besar lagi,” ujarnya.

Kabag Humas dan CDC Herlina Kristin Rahel menambahkan, UNDA Run 2026 merupakan rangkaian dari kegiatan UNDA Cup. UNDA Cup sendiri merupakan event tahunan yang dilaksanakan oleh kampus UNDA, dimana kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan, kompetisi, dan kreativitas mahasiswa, serta sebagai ikhtiar bersama dalam upaya pengenalan dan penguatan citra kampus di masyarakat.

“Ini merupakan kegiatan run perdana dari UNDA, melalui ajang ini kita mengajak generasi muda dan masyarakat umum menerapkan gaya hidup sehat, sekaligus menjadi wadah kebersamaan antara siswa, mahasiswa, dan masyarakat di Kota Sampit,” ujarnya.

Dilanjutkannya, peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan itu tidak hanya berasal dari Kota Sampit, namun juga berasal dari luar Kotim. Antusias masyarakat atas kegiatan ini menururnya sangat luar biasa, karena awalnya pihaknya hanya menargetkan sebanyak 300 peserta. Namun, karena permintaan yang tinggi dari masyarakat, maka jumlah peserta lari bertambah menjadi 461 orang, dengan 9 orang pacer yang sangat kompeten serta terdapat 63 panitia terlibat.

“Kami sudah yakin mencapai angka peserta 500 orang, namun karena keterbatasan jersey kami memutuskan untuk close di angka 461 dan memperbanyak jumlah panitia, mengingat ini kali pertama kali melaksanakan kegiatan unda run 2026,” terangnya.

Dikatakan Herlina, UNDA Cup hadir bukan sekadar sebagai perlombaan, tetapi sebagai wadah untuk menyalurkan minat dan bakat, menumbuhkan sportivitas, serta mempererat rasa kebersamaan antar civitas akademika.

Melalui berbagai cabang lomba olahraga, seni dan kreativitas. Diadakan bazar selama lima mulai 14 Januari 2026 hingga 18 Januari 2026. Bazar tersebut merupakan upaya kampus untuk mendidik mahasiswa untuk berbisnis, oleh karenanya 60 persen didominasi oleh mahasiswa dan sisanya oleh UMKM.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana kampus untuk lebih dekat dengan publik dan memperkenalkan lingkungan kampus secara positif. c-may

 

Info Tabengan:

Pacer (pelari pemandu) artinya pelari berpengalaman yang ditugaskan dalam lomba lari untuk menjaga kecepatan (pace) tertentu, membantu peserta lain mencapai target waktu finis mereka dengan menjadi patokan ritme lari, seringkali ditandai dengan balon atau bendera. Tugas pacer meliputi memandu kecepatan, memberikan semangat, mengingatkan hidrasi, hingga membantu jika ada peserta cedera, menjadikannya “penyambung napas” pelari lain. 

Fungsi Utama Pacer:

  • Menjaga Ritme:Memastikan kecepatan lari tetap stabil sesuai target (misal pace 7 menit/km) sehingga pelari tidak terlalu cepat atau lambat.
  • Acuan Waktu:Menjadi patokan visual bagi pelari lain untuk menjaga pace tanpa terus-menerus melihat jam.
  • Motivasi:

 Memberikan semangat dan dorongan kepada peserta untuk terus berlari dan mencapai target.

  • Bantuan Tambahan:Mengingatkan untuk minum dan bahkan memberikan pertolongan pertama jika ada peserta yang cedera ringan. 

Ciri-ciri Pacer:

  • Biasanya mudah dikenali dengan membawa penanda seperti balon, bendera, atau kaos khusus.
  • Berlari dengan kecepatan yang konsisten sepanjang rute.