SYUKURAN-Sekda Kobar Rody Iskandar menghadiri acara syukuran 17 tahun Perumda BPR Marunting Sejahtera. FOTO TABENGAN YULIA

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Tepat tanggal 11 Februari 2026, Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA ) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Marunting Sejahtera genap berusia 17 Tahun. Usia 17 tahun merupakan usia memasuki dewasa, seperti halnya BPR Marunting Sejahtera, kini makin kuat dan tumbuh bersama masyarakat Kotawaringin Barat.
Direktur Utama BPR Marunting Sejahtera Amoni Hulu menyampaikan memasuki usia 17 tahun, BPR Marunting Sejahtera makin memperkuat disegala lini yang salah satunya adalah untuk tata kelola kini sudah lengkap dengan adanya Sdr Didik Hendrianto sebagai Direktur Operasional Yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan.
“Kami terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dimana BPR Marunting Sejahtera adalah untuk membantu perekonomian masyarakat Kobar, sehingga kami benar benar menjalankan perusahaan ini sesuai dengan fungsinya dan kami pun telah mampu berkontribusi kepada pemerintah daerah yakni menyumbang Pendapatan Asli Daerah kurang lebih sebesar Rp 1 miliar,” ujar Amoni Hulu, Rabu (11/2/2026).
Dimana lanjut Amoni Hulu, BPR Marunting Sejahtera kini kian tumbuh berkembang dan berkelanjutan, di tengah tantangan besar saat ini, yakni dengan adanya kucuran dana yang besar dari pemerintah pusat kepada Bank Himbara, BPR Marunting Sejahtera tidak pernah gentar dan berkeyakinan masyarakat Kobar sangat merasakan keberadaan BPR Marunting Sejahtera.
“BPR Marunting Sejahtera menunjukkan Trend positif dengan meningkatnya kredit kepada masyarakat tetap tumbuh dan paling utama hasil usaha tumbuh lebih besar, Laba sebelum pajak sebesar Rp2,2 miliar, sehingga dapat memberikan PAD hal ini sejalan dengan tujuan berdirinya BPR Marunting Sejahtera ini mampu memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah,” ujar Amoni Hulu.
Selain untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, lanjut Amoni Hulu, sejak tahun 2023 telah meluncurkan program MasBasir (Marunting Sejahtera Bebas Rentenir) dan telah memberikan kredit sebesar Rp2 miliar kepada 406 UMKM yang ada di Kota Pangkalan Bun, Kecamatan Pangkalan Lada, Kumai, Pangkalan Banteng dan Kecamatan Kotawaringin Lama.
“Program MasBasir ini untuk membantu masyarakat sebagai pelaku UMKM dalam permodalan usahanya, sejak Masbasir hadir para UMKM tidak lagi pinjam modal ke rentenir, hal ini wujud nyata tujuan didirikannya perusahaan ini untuk menggerakkan perekonomian masyarakat Kobar,” ujar Amoni Hulu.
Sementara itu untuk jumlah nasabah penyimpan di PERUMDA BPR Marunting Sejahtera sebanyak 15 ribu nasabah. Dari angka tersebut, 5.800 merupakan pelajar yang masuk dalam program tabungan pelajar, dan juga ada 900 nasabah sebagai debitur.
“Pada tahun ini juga Perumda BPR Marunting Sejahtera tengah berproses perubahan badan hukum Perumda menjadi perusahaan Perseroan Daerah BPR Marunting Sejahtera, hal ini sesuai aturan dari OJk dan pemerintah daerah bersama DPRD Kobar telah mengesahkan Peratuan Daerah nya perihal perubahan tersebut,” imbuhnya.
“Kami pun menyampaikan ucapan terimakasih kepada perintis dan pendiri atas perjuangan beliau beliau inilah sehingga BPR Marunting Sejahtera makin tumbuh berkembang, bahkan BPR Marunting Sejahtera masuk ke dalam kategori penilaian 54 BPR BUMD berkinerja keuangan the best versi The Asian Post/Infobank, capaian ini sangat luar biasa dan kami menjadi motivasi bagi kami,” terang Amoni Hulu. (Yulia)





