Spirit Kalteng

BMKG: Sepekan ke Depan Kalteng Masih Hujan

103
×

BMKG: Sepekan ke Depan Kalteng Masih Hujan

Sebarkan artikel ini
BMKG: Sepekan ke Depan Kalteng Masih Hujan
FOTO dispersip.pangkalpinangkota.go.id

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam sepekan ke depan didominasi berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang sampai lebat di sebagian besar daerah.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut, Ika Priti, menjelaskan bahwa secara umum dinamika atmosfer mendukung peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah Kalteng.

“Selama seminggu ke depan, kondisi cuaca diprakirakan umumnya berawan hingga hujan ringan. Namun, terdapat potensi hujan sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Secara meteorologis, salah satu faktor yang memengaruhi kondisi cuaca adalah fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang saat ini berada pada fase 3 (Indian Ocean). MJO tersebut terpantau aktif secara spasial di wilayah Kalteng dan berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan.

Selain itu, terdapat daerah belokan angin dan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi di wilayah Kalteng. Kondisi ini dinilai mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah tersebut.

“Didukung kelembapan udara yang cukup basah serta labilitas lokal yang kuat, proses konvektif pada skala lokal juga semakin intensif. Hal ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, termasuk yang dapat disertai petir atau angin kencang,” jelasnya.

Ia menyebutkan, suhu udara diprakirakan berkisar antara 23°C-33°C, dengan kelembapan udara relatif tinggi yakni antara 60%-100%. Sementara itu, angin umumnya bertiup dari arah barat hingga timur laut dengan kecepatan antara 5–20 km/jam.­

Secara umum, tekanan udara di wilayah Indonesia berkisar antara 1005 hingga 1014 hPa. Untuk wilayah Indonesia bagian utara, angin bertiup dari arah barat daya hingga timur laut. Sedangkan di wilayah selatan Indonesia, angin umumnya bergerak dari arah barat hingga utara.

BMKG juga mencatat sejumlah wilayah di Kalteng yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, serta Kota Palangka Raya.

“Masyarakat yang ada di wilayah tersebut agar meningkatkan kewaspadaan potensi dampak cuaca ekstrem, seperti banjir lokal dan pohon tumbang. Terutama bagi warga yang bermukim di daerah rawan banjir dan bantaran sungai, agar terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari BMKG,” pungkasnya. dte/red