KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda melantik enam Penjabat (Pj) Kepala Desa di wilayah Kabupaten Seruyan dalam sebuah prosesi yang digelar di Kantor Camat Seruyan Tengah, Kuala Pembuang. Pelantikan tersebut dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan efektif hingga terpilihnya kepala desa definitif, Selasa (24/2/2026).
Adapun enam Pj Kades yang dilantik, Mahmur Asikinor (Desa Parang Batang), Muhammad Rusin (Desa Tanjung Paring), Muhammad Taufikurrahman (Desa Panimba Raya), Linus (Desa Riam Batang), Joniolo (Desa Rantau Betung), dan Saiko (Desa Tumbang Gugup).
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa jabatan Pj Kades merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, terutama dalam menjaga kesinambungan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, hingga pemberdayaan warga di tingkat desa.
“Setiap Penjabat Kepala Desa harus bekerja dengan tulus, sungguh-sungguh, dan adaptif. Pengelolaan dana desa wajib dipertanggungjawabkan secara teknis dan administratif sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar penyusunan APBDes Tahun Anggaran 2026 dilakukan secara cermat dan selaras dengan pagu anggaran. Penggunaan dana desa diminta berpedoman pada Peraturan Menteri Desa Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026 sebagai dasar penentuan prioritas pembangunan.
Memasuki tahun anggaran 2026, seluruh pemerintah desa di Seruyan diwajibkan menerapkan aplikasi Siskeudes versi 2.0.8 berbasis daring guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas keuangan desa. Publikasi APBDes dan laporan realisasi juga ditekankan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Selain tata kelola keuangan, Bupati meminta agar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dievaluasi secara menyeluruh. Ia mendorong agar desa memaksimalkan potensi lokal seperti pengelolaan sampah, wisata desa, hingga distribusi hasil pertanian. BUMDes diharapkan memiliki badan hukum dan mampu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.
“BUMDes harus menjadi penggerak ekonomi desa dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar formalitas,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyinggung pentingnya dukungan terhadap program nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa di 51 desa pada 2026, para Pj Kades diingatkan untuk menjaga netralitas sebagai aparatur sipil negara. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan merangkul seluruh elemen masyarakat.
“Jaga situasi tetap kondusif, bangun komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat dan aparat keamanan. Jadilah penengah jika muncul gesekan di tengah masyarakat,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh aparatur desa menjaga persatuan dan profesionalitas dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya mengucapkan selamat kepada para penjabat kepala desa yang dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab,” pungkasnya. zul/red





