-
PEMPROV KALTENG

2,38 Juta Liter Air Bersih Disalurkan Pemprov, Warga Kekurangan Bisa Lapor

91
×

2,38 Juta Liter Air Bersih Disalurkan Pemprov, Warga Kekurangan Bisa Lapor

Sebarkan artikel ini
KEKERINGAN-Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat turut membantu penyaluran air bersih untuk masyarakat. foto istimewa
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat yang menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih. Hingga periode 28 Agustus sampai 19 September 2026, sebanyak 2.386.950 liter air bersih telah disalurkan ke sejumlah wilayah di Kalteng.

Bantuan tersebut disalurkan secara tersebar ke kabupaten dan kota yang membutuhkan. Distribusi air bersih masih terus dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan ketersediaan air.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi perhatian pemerintah daerah. Karena itu, distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masih terdapat masyarakat yang membutuhkan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan dasar, termasuk air bersih. Bantuan ini akan terus kita salurkan ke wilayah yang membutuhkan dan penanganannya harus dilakukan secara cepat,” kata Agustiar, di Palangka Raya, Selasa (22/9/2026).

Berdasarkan data sementara Pemprov Kalteng, Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi wilayah dengan distribusi air bersih terbesar, yakni mencapai 682.000 liter.

Selanjutnya, Kabupaten Kotawaringin Barat menerima 469.200 liter, Kabupaten Seruyan 343.600 liter, Kabupaten Lamandau 225.000 liter dan Kabupaten Barito Selatan sebanyak 123.300 liter.

Kemudian Kabupaten Barito Timur sebanyak 75.000 liter, Kota Palangka Raya 74.050 liter, Kabupaten Murung Raya 72.000 liter, Kabupaten Barito Utara 85.000 liter, Kabupaten Sukamara 94.200 liter, Kabupaten Katingan 42.000 liter, Kabupaten Gunung Mas 42.400 liter, Kabupaten Pulang Pisau 36.800 liter dan Kabupaten Kapuas sebanyak 22.400 liter.

Agustiar menegaskan, pemerintah tidak hanya menunggu laporan dari masyarakat, tetapi juga terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih.

“Kita ingin bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Saya meminta jajaran terkait untuk terus memantau kondisi di lapangan dan segera menindaklanjuti apabila ada masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih,” ujarnya.

Pemprov Kalteng juga membuka kanal pengaduan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih. Warga dapat menyampaikan laporan melalui layanan Lapor Pak Gub! di laporgub.kalteng.go.id maupun WhatsApp 0857 5084 1933.

Masyarakat diminta menyampaikan informasi mengenai wilayah dan kebutuhan air bersih agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.

“Silakan masyarakat menyampaikan laporan apabila membutuhkan bantuan air bersih. Jangan sampai ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan air tetapi tidak tertangani karena tidak ada laporan. Kita akan terus berupaya memberikan pelayanan secepat mungkin,” pungkas Agustiar.ldw/ded-red

 

-
-
-