-
PEMPROV KALTENG

Porprov XIII Tunggu Karhutla dan Cuaca Mereda

46
×

Porprov XIII Tunggu Karhutla dan Cuaca Mereda

Sebarkan artikel ini
Porprov - Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah meninjau pembangunan Sport Center Pangkalan Bun, Kamis (8/10 FOTO TABENGAN/YULIANUS
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Tengah (Kalteng) akan dilaksanakan pertengahan November 2026. Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut direncanakan digelar pada awal hingga pertengahan November 2026, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalteng.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyampaikan, peksanaan sempat ditunda bukan karena persoalan kesiapan sarana dan prasarana pertandingan. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) selaku salah satu daerah yang menyiapkan venue dinilai telah mempersiapkan fasilitas pertandingan dengan baik.

Salah satu fasilitas yang ditinjau adalah Stadion Sepak Bola Sampuraga Baru di Pangkalan Bun. Progres pembangunan fasilitas tersebut disebut telah mencapai sekitar 90 persen dan tinggal menyelesaikan tahap finishing.

“Meninjau fasilitasnya, sudah hampir 90 persen jadi, tinggal finishing saja. Artinya tidak ada masalah, cuma yang ada masalah ini kan situasi kondisi,” ujar Agustiar, saat meinjaui kesiapan Porprov di Sepak Bola Sampuraga Baru di Pangkalan Bun, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, kondisi udara dan situasi karhutla menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam menentukan waktu pelaksanaan Porprov. Pemerintah juga perlu memastikan pelaksanaan kegiatan olahraga tidak menimbulkan persoalan baru, terutama bagi atlet dan masyarakat.

“Menurut BMKG, katanya awal bulan baru ada hujan. Artinya, kalau statusnya sekarang mungkin tahu sendiri. Situasi kondisi begini tidak mungkin kita bisa menjalankan,” katanya.

Agustiar menegaskan, pemerintah tetap menghormati kondisi daerah lain di Kalteng yang juga terdampak situasi kabut asap dan karhutla. Karena itu, pelaksanaan Porprov tidak semata-mata mempertimbangkan kesiapan venue, tetapi juga faktor keselamatan dan kondisi lingkungan.

“Daripada membuat pusing kalau dilaksanakan awal November untuk Porprov ini kan masalah lain tidak ada. Tidak ada masalah, cuma ini saja, apa namanya, situasi ini saja kan. Kita perlu menghormati yang lain juga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalteng Agus Siswadi mengatakan, persiapan venue Porprov di wilayah Kobar secara keseluruhan sudah mencapai sekitar 90 persen.

“Untuk perencanaan Porprov sudah 90 persen, ya. Lihat saja. Ini tinggal penataan halaman dan sebagainya. Kalau mau cek lagi nanti progres pekerjaannya,” kata Agus.

Ia menjelaskan, sejumlah cabang olahraga akan dipusatkan di kawasan Sport Center dan sejumlah fasilitas olahraga lainnya di Pangkalan Bun. Venue yang disiapkan mencakup berbagai cabang olahraga, mulai dari sepak bola, bola voli, tinju, bola basket, sepak takraw hingga olahraga otomotif dan skateboard.

“Yang jelas, yang di sini banyak sekali di area-area sini. Terpusat sementara. Pak Gubernur sudah menyampaikan di Kumai,” jelasnya.

Menurut Agus, sejumlah venue yang disiapkan di kawasan tersebut antara lain untuk cabang olahraga sepak bola, drum band, bola voli, tinju, bola basket dan sepak takraw. Selain itu, arena motocross juga berada di kawasan sekitar venue utama.

“Untuk di sini venuenya Sport Center, Kotawaringin. Sepak bola di Stadion Sampuraga, drum band di sini. Kemudian bola voli, tinju, bola basket. Sepak takraw ada sebagian di sebelah sana. Kemudian motocross itu juga masih di area-area sini,” katanya.

Sementara itu, cabang olahraga skateboard juga akan menggunakan fasilitas yang telah disiapkan. Adapun satu venue yang berada di luar kawasan utama adalah arena panjat tebing yang direncanakan berlokasi di Pangkalan Bun Park.

“Skateboard dan sebagainya. Dan panjat tebing, hanya satu yang di Pangkalan Bun Park, yaitu panjat tebing di Pangkalan Bun Park. Yang lainnya semua di area-area sini,” ujar Agus.

Untuk pelaksanaan Porprov XIII Kalteng, jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan tetap sebanyak 32 cabang olahraga. Sementara jumlah peserta diperkirakan mencapai lebih dari 6.000 orang.

“Yang jelas pertengahan November, melihat kondisi cuaca. Jumlah cabor tetap 32,” katanya.

Saat ditanya mengenai jumlah peserta, Agus menyebut jumlahnya lebih dari 6.000 orang. Jumlah tersebut mencakup peserta secara keseluruhan, bukan hanya atlet yang bertanding. “Enam ribu lebih,” ujarnya.

Dengan kesiapan venue yang telah mencapai sekitar 90 persen, pemerintah kini tinggal menuntaskan sejumlah pekerjaan akhir, terutama penataan halaman dan fasilitas pendukung lainnya. Penentuan jadwal final Porprov XIII Kalteng selanjutnya tetap akan mempertimbangkan perkembangan kondisi cuaca serta situasi karhutla di wilayah Kalteng.

Pemerintah berharap kondisi cuaca membaik sehingga seluruh rangkaian Porprov dapat terlaksana dengan aman, lancar, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun daerah lain yang masih menghadapi persoalan kualitas udara akibat karhutla. ldw/ded-red

 

 

 

 

 

 

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Tengah (Kalteng) akan dilaksanakan pertengahan November 2026. Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut direncanakan digelar pada awal hingga pertengahan November 2026, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalteng.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyampaikan, peksanaan sempat ditunda bukan karena persoalan kesiapan sarana dan prasarana pertandingan. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) selaku salah satu daerah yang menyiapkan venue dinilai telah mempersiapkan fasilitas pertandingan dengan baik.

Salah satu fasilitas yang ditinjau adalah Stadion Sepak Bola Sampuraga Baru di Pangkalan Bun. Progres pembangunan fasilitas tersebut disebut telah mencapai sekitar 90 persen dan tinggal menyelesaikan tahap finishing.

“Meninjau fasilitasnya, sudah hampir 90 persen jadi, tinggal finishing saja. Artinya tidak ada masalah, cuma yang ada masalah ini kan situasi kondisi,” ujar Agustiar, saat meinjaui kesiapan Porprov di Sepak Bola Sampuraga Baru di Pangkalan Bun, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, kondisi udara dan situasi karhutla menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam menentukan waktu pelaksanaan Porprov. Pemerintah juga perlu memastikan pelaksanaan kegiatan olahraga tidak menimbulkan persoalan baru, terutama bagi atlet dan masyarakat.

“Menurut BMKG, katanya awal bulan baru ada hujan. Artinya, kalau statusnya sekarang mungkin tahu sendiri. Situasi kondisi begini tidak mungkin kita bisa menjalankan,” katanya.

Agustiar menegaskan, pemerintah tetap menghormati kondisi daerah lain di Kalteng yang juga terdampak situasi kabut asap dan karhutla. Karena itu, pelaksanaan Porprov tidak semata-mata mempertimbangkan kesiapan venue, tetapi juga faktor keselamatan dan kondisi lingkungan.

“Daripada membuat pusing kalau dilaksanakan awal November untuk Porprov ini kan masalah lain tidak ada. Tidak ada masalah, cuma ini saja, apa namanya, situasi ini saja kan. Kita perlu menghormati yang lain juga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalteng Agus Siswadi mengatakan, persiapan venue Porprov di wilayah Kobar secara keseluruhan sudah mencapai sekitar 90 persen.

“Untuk perencanaan Porprov sudah 90 persen, ya. Lihat saja. Ini tinggal penataan halaman dan sebagainya. Kalau mau cek lagi nanti progres pekerjaannya,” kata Agus.

Ia menjelaskan, sejumlah cabang olahraga akan dipusatkan di kawasan Sport Center dan sejumlah fasilitas olahraga lainnya di Pangkalan Bun. Venue yang disiapkan mencakup berbagai cabang olahraga, mulai dari sepak bola, bola voli, tinju, bola basket, sepak takraw hingga olahraga otomotif dan skateboard.

“Yang jelas, yang di sini banyak sekali di area-area sini. Terpusat sementara. Pak Gubernur sudah menyampaikan di Kumai,” jelasnya.

Menurut Agus, sejumlah venue yang disiapkan di kawasan tersebut antara lain untuk cabang olahraga sepak bola, drum band, bola voli, tinju, bola basket dan sepak takraw. Selain itu, arena motocross juga berada di kawasan sekitar venue utama.

“Untuk di sini venuenya Sport Center, Kotawaringin. Sepak bola di Stadion Sampuraga, drum band di sini. Kemudian bola voli, tinju, bola basket. Sepak takraw ada sebagian di sebelah sana. Kemudian motocross itu juga masih di area-area sini,” katanya.

Sementara itu, cabang olahraga skateboard juga akan menggunakan fasilitas yang telah disiapkan. Adapun satu venue yang berada di luar kawasan utama adalah arena panjat tebing yang direncanakan berlokasi di Pangkalan Bun Park.

“Skateboard dan sebagainya. Dan panjat tebing, hanya satu yang di Pangkalan Bun Park, yaitu panjat tebing di Pangkalan Bun Park. Yang lainnya semua di area-area sini,” ujar Agus.

Untuk pelaksanaan Porprov XIII Kalteng, jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan tetap sebanyak 32 cabang olahraga. Sementara jumlah peserta diperkirakan mencapai lebih dari 6.000 orang.

“Yang jelas pertengahan November, melihat kondisi cuaca. Jumlah cabor tetap 32,” katanya.

Saat ditanya mengenai jumlah peserta, Agus menyebut jumlahnya lebih dari 6.000 orang. Jumlah tersebut mencakup peserta secara keseluruhan, bukan hanya atlet yang bertanding. “Enam ribu lebih,” ujarnya.

Dengan kesiapan venue yang telah mencapai sekitar 90 persen, pemerintah kini tinggal menuntaskan sejumlah pekerjaan akhir, terutama penataan halaman dan fasilitas pendukung lainnya. Penentuan jadwal final Porprov XIII Kalteng selanjutnya tetap akan mempertimbangkan perkembangan kondisi cuaca serta situasi karhutla di wilayah Kalteng.

Pemerintah berharap kondisi cuaca membaik sehingga seluruh rangkaian Porprov dapat terlaksana dengan aman, lancar, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun daerah lain yang masih menghadapi persoalan kualitas udara akibat karhutla. ldw/ded-red

 

-
-
-