KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID– Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda melontarkan peringatan tegas kepada aparatur sipil negara (ASN) yang tidak disiplin dan minim produktivitas. Ia menegaskan, pegawai yang tidak menunjukkan semangat kerja harus siap menghadapi evaluasi, termasuk kemungkinan kehilangan jabatan.
Menurut Ahmad Selanorwanda, seluruh ASN harus mampu mengikuti ritme kerja pemerintahan dan menunjukkan kontribusi nyata dalam menjalankan program pembangunan. Pegawai yang bekerja tanpa semangat dan tidak memenuhi tanggung jawab dinilai perlu mendapat perhatian serius.
“Bagi yang memang kendur, tidak pernah bersemangat di pinggir, jangan heran kalau pada satu titik nanti ada yang saya nonjobkan,” tegasnya.
Ia menekankan, penataan jabatan merupakan bagian dari upaya membangun organisasi pemerintahan yang efektif. Kewenangan kepala daerah dalam pengelolaan sumber daya manusia aparatur juga telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Bupati meminta ASN tidak sekadar menyatakan siap bekerja, tetapi membuktikannya melalui kinerja, kedisiplinan, dan produktivitas. Menurutnya, kepercayaan dalam organisasi harus sejalan dengan kemampuan menjalankan tugas.
“Kalau ingin masuk, ayo tunjukkan kinerja, tunjukkan produktivitas Anda,” ujarnya.
Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya pendidikan, pelatihan, dan pembinaan untuk meningkatkan kompetensi pegawai. Dengan demikian, evaluasi kinerja dapat berjalan beriringan dengan pengembangan kemampuan ASN.
Ahmad Selanorwanda berharap seluruh jajaran pemerintahan dapat bekerja lebih serius dan seirama dalam mencapai target pembangunan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Undang-undang ASN jelas, tugas dan fungsi bupati juga jelas dalam konteks sumber daya manusia,” pungkasnya.zul/jsi-red











