Kotawaringin Timur

BMKG: Jangan Lihat Gerhana Tanpa Alat Bantu Khusus

7
×

BMKG: Jangan Lihat Gerhana Tanpa Alat Bantu Khusus

Sebarkan artikel ini
gerhana matahari cincin di palangka raya

SAMPIT/tabengan.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau warga setempat untuk tidak menyaksikan fenomena gerhana matahari cincin tanpa alat bantu khusus.Di wilayah Sampit diinformasikan gerhana matahari akan terlihat sekitar 83 persen. Gerhana diprediksi akan terjadi mulai kontak awal pukul 10.59 WIB dan puncak GMS 12.56 WIB.

Kepala BMKG Kotim Nur Setiawan mengungkapkan meski fenomena alam yang langka tersebut memang sangat menarik untuk diamati, namun tidak diperkenankan warga melihat secara langsung menggunakan mata telanjang.

“Ada kacamata khusus yang dilengkapi filter matahari tipe Neutral Density (ND) 5, jadi sebaiknya jangan langsung melihat tanpa alat bantu,” katanya, Kamis (26/12).

Ia juga tidak menyarankan penggunaan kacamata hitam biasa untuk melihat gerhana matahari. Sebab kacamata hitam biasa segelap apapun warna lensanya menurutnya tidak akan berpengaruh dan tetap membahayakan bagi mata. Namun bagi warga jika tetap ingin melihat ia menyarankan agar melihat dengan durasi sekilas saja, tidak kontinu dalam durasi yang lama.

Selain itu, meski Kalimantan Tengah secara lintasan tidak dilewati fenomena gerhana matahari cincin, namun warga masih tetap dapat melihat gerhana meski durasinya tidak akan selama wilayah yang dilintasi.

“Untuk menyaksikan pengamatan gmc hari ini warga juga bisa mengakses https://www.bmkg.go.id/gmc,” ucapnya. (C-May)