SAMPIT/tabengan.co.id – Peristiwa pengeroyokan yang berujung penusukan terjadi di Jalan Tjilik Riwut Sampit, Kamis (23/1) sekitar pukul 03.30 WIB. Para pelaku mengeroyok pemuda yang sedang duduk-duduk usai pulang dari tempat hiburan malam (THM). Akibatnya, salah seorang di antaranya Rama (28) mengalami luka tusuk dan harus dirawat di RSUD dr Murjani Sampit.
Informasi terhimpun, peristiwa ini bermula saat korban baru keluar dari THM bersama teman-temannya. Ketika itu korban tidak langsung pulang ke rumah, namun mereka santai di depan bengkel Semarang Ban yang ada di Jalan Tjilik Riwut. Saat asyik ngobrol, tiba-tiba datang seorang perempuan yang meminta uang untuk membeli es.
Korban dan temannya mengatakan jika mereka tidak memiliki uang. Namun, rupanya ada beberapa orang pria di tempat itu yang tidak terima dengan jawaban korban dan temannya. Korban dan temannya kemudian dipukuli oleh para pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari 6 orang.
Korban dan teman-temannya melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor masing-masing. Korban tancap gas menuju kediamannya yang berada di Jalan Jendral Sudirman km 6, Perumahan Binakarya, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang.
Ternyata pelarian korban tersebut tidak membuahkan hasil. Dia dikejar para pelaku dan tertangkap di Jalan Jendral Sudirman km 1, Kelurahan MB Hulu, Kecamatan MB Ketapang. Di lokasi itu korban disekap oleh para pelaku, salah seorang di antaranya langsung menusuk bagian belakang korban. Setelah itu para pelaku langsung melarikan diri.
Oleh sejumlah warga, korban kemudian dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit untuk diberikan perawatan medis. Korban setidaknya mendapatkan 3 buah luka tusukan.
Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel SIK saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Baamang Iptu Paramita Harumi mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa penusukan tersebut.
“Korban mengalami luka tusukan sebanyak 3 kali. Korban dan teman-temannya tidak mengenal para pelaku pengeroyokan ini. Ada beberapa orang yang kami amankan untuk dimintai keterangan. Kasus ini masih dalam penyelidikan,” jelas Kapolsek, Kamis (23/1). c-arb





