FOTO BERSAMA-PT. Korintiga Hutani Gelar Sosialisasi RKTPH Tahun 2026. FOTO ISTIMEWA
Pangkalan Bun – PT. Korintiga Hutani menggelar sosialisasi Rencana Kerja Tahunan Pemanfaatan Hutan (RKTPH) tahun 2026 di Ballroom Batuah Mercure Hotel Pangkalan Bun, Sabtu (31/1) , dimana kegiatan sosialisasi ini wajib dilaksanakan bagi pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) untuk memaparkan rencana operasional Tahunan, pengelolaan hutan berkelanjutan dan program CSR kepada masyarakat sekitar.
Adapun peserta Sosialisasi RKTPH Tahun 2026 meliputi, Management PT. Korintiga Hutani, Perwakilan karyawan PT. Korintiga Hutani ,Kepala Desa dan Ketua BPD dari desa Panahan,Riam, Pandau,Penyombaan, Kerabu, Gandis, Sukarami,Nanga Mua, Pangkut ,Umpang, Batu Ampar, Lubuk Hiju dan desa Topalan , Mitra Kerja PT. Nufarm dan mitra Kerja/kontraktor/vendor kegiatan produksi /tebang dan tanam sebanyak 9 Perusahaan.
Direktur PT Korintiga Hutani Park Jong Myung menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini tujuan utamanya adalah membangun komunikasi konstruktif, menjamin transparansi dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi kehutanan.
Dan menurut Park Jong Myung RKTPH yaitu menyusun dokumen perencanaan tahunan yang wajib disusun oleh PBPH, yang mengatur kegiatan pemanfaatan hutan agar tetap lestari, yang mencakup kegiatan seperti tebang, tanam, pengelolaan lingkungan dan perlindungan hutan berdasarkan rencana jangka panjang.
“Kami melibatkan Desa desa yang ada disekitar tempat berusaha agar ada kesepakatan dalam rencana kerja yang kami lakukan ditahun ini termasuk juga usulan usulan yang akan disampaikan oleh desa desa tersebut apa saja, yang kemudian usulan tersebut merupakan program strategis dalam penyaluran dana CSR (Corporate Social Responsibility)
Sementara itu, Hirotaka Sato Direktur operasional menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan kewajiban harus dilaksanakan, karena hal tersebut sesuai peraturan yang berlaku, masyarakat dilibatkan langsung, karena masyarakat bagian dalam pertumbuhan perusahaan.
“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang selama ini mendukung penuh program kerja kami , dimana perusahaan kami dalam menjalankan bisnis tetap mengutamakan pembangunan social responsibility karena inipun kewajiban kami , perusahaan tidak bisa berjalan tanpa adanya dukungan dari masyarakat, untuk itu sosialisasi ini bagian dari satu kesatuan membangun sinergitas dengan masyarakat,” ujar Hirotaka Sato.
Deputy General Manager PT Korintiga Hutani Rais Sugito kegiatan sosialisasi ini melibatkan Desa desa yang ada di sekitar wilayah kerja , untuk Kabupaten Kobar ada di Kecamatan Arut Utara ada 9 desa dan 1 Kelurahan, dari Kabupaten Lamandau ada 3 desa. Dimana untuk RKT yang ada di kerjakan mencapai 9 sampai dengan 11 ribu hektare, dengan hasil produksi 1,5 juta ton.
“Sosialisasi pun telah kami lakukan dilapangan setiap desa dan kelurahan yang masuk wilayah kerja kami , agar masyarakat mengetahui setiap kegiatan yang akan kami kerjakan, dan dalam kegiatan sosialisasi pun kami menginventarisir usulan dari desa desa , baik mengenai perbaikan stunting, infrastruktur, pembangunan rumah ibadah, peningkatan sarana prasarana penunjang pendidikan, semua usulan tersebut masuk rencana kerja kami dalam satu tahun ini,” ujar Rais Sugito.
Dimana lanjut Rais Sugito, kemajuan itu bukan saja dapat dinikmati oleh perusahaan saja, akan tetapi desa dan masyarakat pun ikut merasakan dari keberadaan PT Korintiga Hutani. Hal tersebut sesuai dengan misi PT Korintiga Hutani yakni membangun tegakan hutan dengan pengelolaan yang ramah lingkungan , Meningkatkan industri pengolahan hasil hutan untuk meningkatkan nilai tambah, Meningkatkan peran serta dan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar dan pembangunan daerah. (Yulia)





