-
Palangka Raya

400 Paket Sembako Murah Dijual untuk Jemaat GMAA Palangka Raya dan Masyarakat

39
×

400 Paket Sembako Murah Dijual untuk Jemaat GMAA Palangka Raya dan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Pdt Maruba Rajaguk-guk ketika menyalurkan paket sembako ke masyarakat.
-

+Kendalikan Inflasi, 30 Ribu Paket Sembako Murah Disalurkan Pemko ke Masyarakat

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Rangkaian operasi pasar murah sembako menjelang Natal dan Tahun Baru, masih terus berlanjut. Senin (19/12) tiba giliran warga dan jemaat Gereja Misi Amanat Agung (GMAA) Palangka Raya, Kelurahan Bukit Tunggal yang menjadi sasaran operasi pasar murah. Setidaknya 400 paket sembako hampir ludes diborong warga dalam waktu satu jam.

Gembala Sidang GMAA Kota Palangka Raya, Pdt Maruba Rajaguk-guk MTh menyatakan ungkapan terima kasih serta apresiasinya terhadap program pemerintah kota, khususnya untuk Baapak Wali Kota Fairid Naparin  yang dirasakan sangat besar sekali manfaatnya bagi masyarakat.

Menurutnya, operasi pasar murah sembako sangatlah efektif untuk menolong masyarakat agar terciptanya pemerataan dalam hal memperoleh sembako dengan harga miring dan menolong mereka yang berekonomi menengah ke bawah.

“Ada sembako yang dipaketkan seharga Rp 100 Ribu, isinya ada beras 5kg l, gula 2 kg dan minyak goreng 2 liter. Menang cukup murah dibandingkan harga di luar. Jadi kami jemaat GMAA dan warga RT sekitar sangat berterima kasih untuk Wali Kota melalui DPKUKMP untuk kegiatan seperti ini,” ujar Pdt Maruba Rajaguk-guk, yang juga ketua PGLII Kalteng ini.

Andri, salah seorang jemaat GMAA Kota Palangka Raya merasa senang dengan adanya program operasi pasar sembako murah ini. Dua paket sembako dibawanya pulang. Menurutnya, operasi pasar ini cukup tepat mengingat beberapa komoditas utama sudah mulai merangkak naik harganya di pasaran.

“Sekarang semua serba naik. Sembako juga begitu. Jadi kegiatan operasi pasar di gereja kami sangat membantu kami, jadi saat Natal tidak perlu khawatir harga naik maupun stok yang menipis,” ungkapnya.

Pada hari yang sama, operasi pasar sembako murah juga digelar di Kelurahan Sabaru dan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau. Di Balai Basara Kelurahan Sabaru dijual sebanyak 400 paket sembako dan di Gereja Betesda Kelurahan Kereng Bangkirai juga terjual 400 paket. Adapun komoditi yang dijual dengan harga Rp 100 Ribu ialah beras siam 5 kg, gula 2 kg dan minyak goreng 2 liter.

Kendalikan Inflasi, 30 Ribu Paket Sembako Disalurkan ke Masyarakat

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DPKUKMP) hingga saat ini telah menyalurkan kurang lebih 33.675 paket bahan sembako dalam rangka mengendalikan inflasi di Kota Cantik akibat adanya kenaikan BBM maupun menjelang Natal dan Tahun Baru.

Selain menyalurkan paket bahan pangan, pihak DPKUKMP bekerja sama dengan distributor gas elpiji bersubsidi juga telah menyalurkan setidaknya 10.320 tabung gas 3 kilogram.

Kepala Bidang Perdagangan DPKUKMP, Hadriansyah mengatakan jika harga paket bahan pangan yang disalurkan telah mendapat subsidi dari pemerintah setempat. Dari harga awalnya di pasar sebesar Rp 142 Ribu, kemudian dijual kembali dengan harga Rp 100 Ribu. Artinya, pada setiap paket diakui Hadriansyah masyarakat mendapat subsidi sebesar Rp42 ribu.

Ia kembali menerangkan, dalam operasi pasar itu setiap paket sembako berisikan lima kilogram beras premium, dua kilogram gula pasir, dua liter minyak goreng dan empat bungkus mie instan.

“Sementara untuk gas 3 kilogram, harga beli masyarakat sesuai harga eceran tertinggi (HET) senilai Rp22.000 per tabung “Penyaluran paket sembako murah dan gas elpiji bersubsidi ini tersebar di berbagai wilayah di tingkat kelurahan. Selain itu juga ada sasaran lain seperti di lingkungan tempat ibadah,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin berharap penyaluran paket sembako murah yang dilaksanakan melalui operasi pasar ini memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.rgb

-
-
-