PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID-Penjabat (Pj) Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Budi Santoso Sudarmadi melakukan silaturahmi dengan petugas kebersihan, Rabu (7/6). Kegiatan di Pendopo Pangkalan Bun Park itu diisi dengan dialog bersama sambil menikmati sarapan pagi nasi bungkus.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kobar Bambang Suherman, Plh Sekda Kobar Juni Gultom, Staf Ahli Suyanto, Kepala Dinas PUPR Kobar Muhammad Hasyim Muallim, Asisten I Setda Kobar Tengku Ali Syahbana dan Asisten II Setda Kobar Ahmad Yadi.

Pada kesempatan itu, para petugas menyampaikan keluhan yang selama ini dialami ketika bekerja membersihkan lingkungan dalam kota. Keluhan tersebut di antaranya mengenai kenaikan gaji, kejelasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Tunjangan Hari Raya (THR), kelengkapan alat kebersihan, masalah kekurangan unit angkutan sampah, biaya perawatan unit angkutan sampah, hingga kelengkapan keselamatan kerja yang terkadang membeli sendiri.
Pj Bupati Kobar Budi Santosa menyampaikan, semua usulan, terutama peralatan kebersihan, dalam waktu dekat akan terealisasi. Dari dialog itu baru diketahui untuk kelengkapan alat kebersihan dibeli sendiri oleh petugas. Hal ini sangat memprihatinkan.
“Semua usulan akan segera dipenuhi, termasuk nanti untuk pembelian unit dan biaya operasional disegerakan juga. Yang penting semua petugas kebersihan ini harus tetap semangat dan selama saya menjabat sebagai Pj Bupati, akan saya perjuangkan kebutuhan para petugas kebersihan, karena keberadaan mereka, kota kita bisa bersih. Jadi harus diperhatikan kesejahteraannya,” katanya.
Termasuk pula masalah BPJS, menurut Pj Bupati Kobar, akan segera dibahas dengan Dinas Kesehatan, sehingga seluruh petugas kebersihan dapat berkerja dengan tenang, dengan adanya jaminan kesehatan dan jaminan sosial lainnya.
“Saya minta seluruh dinas terkait untuk memerhatikan apa yang disampaikan oleh petugas kebersihan kita ini. Saya tidak mau jual mimpi, akan saya cek betul lagi apakah benar benar terealisasi. Terutama perihal gaji, sejatinya gaji yang diterima harus sesuai dengan UMR. Dan saya tidak mau lagi mendengar saudara-saudara kita ini (petugas kebersihan) membeli peralatan kebersihan dan peralatan keamanan kerja menggunakan uang mereka,” tegas Pj Bupati Kobar.
Pj Bupati Kobar juga meminta kepada protokol untuk tidak menghalangi apabila ada petugas kebersihan yang akan menghadap atau bertemu. Bahkan Pj Bupati pun telah mengagendakan setiap Sabtu dan Minggu akan ikut bergabung dengan petugas kebersihan.
“Saya sudah sampaikan ke staf saya, Sabtu dan Minggu bila tidak ada tugas ke luar kota, maka di waktu itu saya akan bergabung dengan petugas kebersihan untuk bersama-sama menyapu dan membersihkan Kota Pangkalan Bun. Ini bukan mencari sensasi, tapi hal ini sudah terbiasa saya lakukan pada saat saya di Jakarta, khususnya di komplek saya tinggal. Saya biasa berbaur dengan petugas kebersihan,” tuturnya. c-uli











