PULANG PISAU/TABENGAN.CO.ID – Penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau (Pulpis) Hj Nunu Andriani, Rabu (18/10/2023), menghadiri dan membuka secara resmi minilokakarya stunting tingkat kecamatan se-Kabupaten Pulpis, bertempat di Aula Kecamatan Kahayan Hilir.
Dalam sambutannya, Pj Bupati mengatakan, keberhasilan pembangunan diukur bukan dari seberapa besar anggaran yang kita keluarkan, namun seberapan besar manfaat kegiatan pembangunan yang kita lakukan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Keberhasilan penurunan stunting ini ditentukan seberapa kuat komitmen kita untuk membangun masyarakat dengan melepas ego sektoral.
Hj Nunu mengingatkan, prevalensi stunting di Kabupaten Pulpis di Tahun 2022 sebesar 31, 6 persen mengalami kenaikan 7 persen dari tahun 2021 sebesar 24,6 persen. Prevalensi stunting Kabupaten Pulpis menduduki urutan ke empat tertinggi Tingkat Provinsi Kalteng.
“Tentunya hal ini menjadi perhatian kita bersama bahwa memerlukan kerja yang lebih keras lagi dalam penurunan stunting di Kabupaten Pulpis,” bebernya.
Tingkat prevalensi stunting yang masih tinggi, tambah Hj Nunu, harus di atasi bersama cara sinergis bersama berbagai pihak dan perlu komitmen yang kuat dan implementatif dalam program percepatan penurunan stunting Kabupaten Pulpis sehingga target prevalensi stunting nanti di tahun 2023.
“Semoga lebih baik dari tahun 2022. Pertemuan mini lokakarya ini adalah sebuah forum yang baik bagi kita semua untuk bersama-sama mendiskusikan tentang kemajuan, hambatan, dan perbaikan yang harus dilakukan kedepan untuk mencapai target penurunan prevalensi hingga 14 persen pada tahun 2024,” kata Hj Nunu.
Dia juga berharap agar semua bisa berpartisipasi secara aktif khususnya dalam forum tersebut. c-mye











