PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura) Doni meminta dukungan para anggota DPRD Mura agar mengevaluasi kembali Upah Minimum Kabupaten (UMK) demi memotivasi para pekerja dan perangkat desa dalam melaksanaakan kewajibannya sesuai dengan profesi yang digeluti.
“Saya minta dukungan kawan-kawan di DPRD supaya kita evaluasi ulang ini. Saya setuju paling tidak lebih meningkatlah dari yang ada. Silahkan diusulkan, dibuatkan kajian akademisnya supaya struktur APBD kita juga sehat,” kata Doni.
Doni mengungkapkan alasannya, dengan luas Kabupaten Mura 23.700 Kilometer lebih tiga kali lipat dari luas Kabupaten induknya sebelum pemekaran demikian halnya berkekenaan dengan tofografi, georafis dan demografi yang luar biasa Sumber Daya Alam (SDA) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang mencapai Rp2 triliun maka, tidak akan sebanding dengan hanya menaikan UMK.
“APBD kita mencapai Rp2 triliun belum apa-apanya untuk mencari solusi yang terbaik. Selanjutnya bagaimana kita mengkoneksi semua jalan, jembatan maka perlu SDA, kita buka seluas-luasnya dengan tetap mengikuti koridor yang ada,” imbuhnya
Selain itu, Ketua DPRD juga mengajak pemerintah desa mampu menjaga kamtibmas yang ada di bumi Tira Tangka Balang agar iklim investasi yang datang bisa beroprasi dengan aman dan lancar sehingga penerapan tenaga kerja lokal akan meningkat sehingga perekonomian masyarakat perkapita di Kabupaten Mura turut menyumbang peningkatan dalam Pendapatan Asli Daerah.
“Semua saling berkaitan seperti halnya rantai makanan. Ketika kita menginginkan ada peningkatan signifikan dalam perekonomian di daerah kita maka harus juga dengan di imbangi dengan bagaimana kita bisa menciptakan rasa aman dan nyaman bagi iklim investasi dan para pekerja lokal maupun tenaga teknis dari luar daerah bisa bekerja dengan rasa aman, nyaman dan tentram,” katanya. c-sjs











