*Daftar Balon Gubernur Kalteng di PDIP, NasDem, PKS, PAN
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Menghadapi Pemilihan Gubernur 2024, Ketua Dewan Pertimbangan DPD Golkar Kalimantan Tengah H Abdul Razak sudah melakukan ancang-ancang mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Gubernur Kalteng di 4 partai politik (parpol) berbeda.
Hal itu terlihat saat Abdul Razak bersama tim suksesnya hadir membawa berkas pendaftaran di markas PDIP, NasDem, PKS, dan PAN 2 hari berturut-turut, Selasa (30/4) dan Rabu (1/5).
Kunjungan pertama, pendaftaran di markas DPD PDIP Kalteng, Abdul Razak disambut langsung oleh beberapa petinggi pengurus PDIP yang berlokasi di Jalan Ir Soekarno, Palangka Raya.
“Meski berbeda koalisi di pusat, kami datang dengan keadaan yang sejuk ingin mendaftar sebagai Bakal Calon Gubernur Kalteng di PDIP. Kita datang memiliki misi yang sama dengan PDIP yakni membangun Kalteng ke arah yang lebih baik. Hal itu dilakukan sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN),” kata Abdul Razak, Selasa (30/4).
Ayahanda Fairid Naparin itu menuturkan, bahwasanya sudah ingin pensiun dari kancah perpolitikan, namun ada suatu hal membuat dirinya maju, serta banyak dorongan dari berbagai elemen masyarakat dan situasi perkembangan politik.
“Selama satu tahun telah mengikuti perkembangan politik baik di media cetak maupun elektronik dan banyaknya dukungan dari elemen masyarakat menginginkan saya maju untuk menjadi Gubernur,” kata Abdul Razak.
Abdul Razak mengaku, sebelumya sudah berkomunikasi dengan beberapa petinggi partai di Kalteng dan banyak direspons untuk dirinya maju menjadi Gubernur.
“Sering berkomunikasi dengan beberapa pentinggi parpol, dan mereka menginginkan saya maju untuk menjadi Gubernur,” katanya.
Sementara itu, dari jajaran pengurus PDIP menerima berkas pendaftaran Abdul Razak dan akan diantar ke DPP untuk digodok.
“Berkas pendaftaran Bakal Calon Gubernur milik Abdul Razak dan beberapa calon lainnya akan kami antar ke DPP untuk digodok oleh petinggi para petinggi partai di pusat,” kata pengurus PDIP Kalteng.
Di partai kedua, NasDem, Abdul Razak didampingi jajaran pengurus diterima langsung oleh Ketua Umum DPW Partai NasDem Kalteng Faridawaty Darlan Atjeh dan Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Partai NasDem H Ujang Iskandar beserta seluruh jajaran DPW Partai NasDem.
Faridawaty menyampaikan bahwa dirinya sudah lama menunggu Abdul Razak untuk mendaftarkan diri sebagai Bacagub melalui Partai NasDem.
“Kami dari Partai NasDem sudah lama menunggu Ayahanda Abdul Razak untuk datang dan mendaftarakan diri sebagai Bacagub, dan kita tau track record dari Abdul Razak layak menjadi Cagub Kalteng,” kata Faridawaty saat menerima Abdul Razak, Selasa (30/4).
Dia menyebut, hingga saat ini sudah 3 kandidat yang mendaftar Bakal Calon Gubernur Kalteng periode 2024-2029 ke Partai NasDem. Yakni Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng Nadalsyah, Ketua DPD Partai Gerindra Kalteng Iwan Kurniawan, dan H Abdul Razak.
Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kalteng Abdul Razak mengatakan, saat ini Golkar hanya mendapatkan 8 kursi DPRD Kalteng. Sedangkan syarat untuk bisa maju Pilkada Kalteng memerlukan 9 kursi untuk bisa maju.
“Jadi kurang 1 untuk memenuhi persyaratan 9 kursi, karena saat ini Golkar 8 kursi. Untuk itulah kita bukan hanya menambah 1 kursi, tapi kita akan menambah sebanyak-banyaknya kursi,” ujarnya.
“Koalisi bersama-sama itu lebih baik dan lebih kuat dan kebersamaan akan terjalin kalau kita menjadi bersama-sama dalam satu koalisi,” sambungnya.
Di hari yang sama, Abdul Razak berserta jajaran pengurus partai juga datang di DPW PKS Kalteng untuk mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Gubernur Kalteng.
Ketua DPW PKS Sirajul Rahman mengatakan, pihaknya terbuka dengan siapa pun yang ingin datang dan mendaftarkan sebagai bakal calon gubernur di partainya.
“Sementara ini yang datang ke DPW PKS hanya Pak Abdul Razak untuk mendaftar bakal calon gubernur, dan pendafataran ini pun dadakan, kami siap mendukung namun berkas beliau akan kami bawa di PKS Pusat untuk pertimbangkan,” kata Sirajul.
Ia menerangkan, pihaknya siap menambahkan 1 kursi untuk mengusung Abdul Razak pada Pilgub mendatang jika dari PKS Pusat sudah diputuskan.
“Golkar 8 kursi ditambahkan punya kami 1 kursi, artinya kami sudah bisa mengusung pak Abdul Razak menjadi calon Gubernur kalau DPP sudah memutuskan,” ujar Sirajul.
Di kesempatan yang sama, Abdul Razak menyampaikan meski PKS hanya memiliki 1 kursi di DPRD Kalteng, pihaknya tidak mau menganggap remeh peran PKS pada Pilgub mendatang.
“Kami akan rangkul semua parpol, termasuk PKS yang telah ikut membangun Kalteng, semoga PKS akan berkoalisi untuk pemilihan Gubernur mendatang,” tutup Abdul Razak.
Di hari kedua, H Abdul Razak terus ingin membangun kuat koalisi bersama partai besar di Kalteng untuk menghadapi Pilgub. Kali ini, mendatangi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Kalteng, Rabu (1/5).
Abdul Razak beserta jajaran struktural Golkar lainnya menjadi yang pertama datang untuk mendaftarkan sebagai Balon Gubernur Kalteng ke DPW PAN, dan disambut langsung oleh Ketua DPW PAN Kalteng Ahmad Diran.
“Golkar pada Pileg tingkat Provinsi Kalteng hanya 8 kursi dan kurang 1 kursi, akan tetap lebih baik jika membentuk koalisi yang lebih kuat, termasuk membentuk koalisi dengan PAN,” kata Abdul Razak saat sambangi markas DPW PAN.
Ia juga menuturkan sudah memantapkan dan optimis akan maju menjadi Calon Gubernur Kalteng selanjutnya. Pasalnya, banyak dorongan dari beberapa tokoh untuk dirinya maju menjadi memajukan Kalteng ke arah yang lebih baik lagi.
“Beberapa tokoh serta ketua peguyuban berbagai suku se-Kalteng mendorong saya untuk maju sebagai calon Gubernur Kalteng, kalau bukan karena dorongan saya sudah lama ingin pensiun di perpolitikan,” jelas Razak.
Upaya Golkar membangun koalisi kuat masih belum usai. Razak dijadwalkan masih akan mengunjungi sejumlah partai politik lainnya di Kalteng.
“Kami akan mendaftarkan kembali bakal calon Gubernur di partai besar lainnya, di antaranya Gerindra, PKB dan Perindo dalam waktu dekat ini. Semuanya akan kami rangkul untuk menghadapi Pilkada 2024,” tutup Razak. jef/rmp





