PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Chaidir, secara resmi melantik dan mengambil sumpah janji 282 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang akan bertugas dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung 27 November 2024.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kesbangpol Kobar Edy Faganti, Waka Polres Kompol Wihelmus Helky, Wakil Ketua II DPRD Bambang Suherman serta perwakilan dari partai politik peserta pemilu tahun 2024.
Ketua KPU Kobar Chaidir mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah janji PPS ini berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 476 Tahun 2022, Tentang Pedoman Teknis Pembentukan Badan Adhoc Penyelenggara Pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.
Dimana dalam pelantikan tersebut, seluruh anggota PPS pun melakukan penandatanganan pakta integritas, dimana semua anggota dalam melaksanakan tugas dan fungsinya harus sesuai aturan yang berlaku. Dan usai dilaksanakan pelantika, 282 anggota PPS akan mengikuti bimbingan teknis.
“Selamat menjalankan amanah sebagai anggota PPS, dengan tetap memegang teguh komitmen dan penuh integritas, agar pelaksanaan pilkada di Kobar ini dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku,” kata Chaidir, Minggu (26/5).
Ia menjelaskan, anggota PPS ini akan bertugas di 94 desa/kelurahan se Kobar, dengan masa tugas dimulai 25 Mei 2024 sampai dengan 25 Januari 2025 atau selama 8 bulan.
Menurutnya, setiap desa atau kelurahan, ada 3 orang PPS dan 3 orang sekretariat, untuk tugasnya saat ini adalah melaksanakan tahapan pilkada, mulai menyampaikan Daftar Pemilih Sementara (DPS) sampai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) secara berjenjang.
“Anggota PPS dalam melaksanakan tugasnya harus saling berkordinasi dengan PPK, diharapkan PPS maupun PPK harus tetap menjaga netralitas, hal itu sangat penting untuk mewujudkan pilkada yang integritas serta diharapkan juga bisa memupuk kepercayaan dari masyarakat, kita bekerja dalam koridor yang telah ditentukan aturan, jika masyarakat telah percaya, maka pilkada akan berjalan dengan lancar dan aman,” pungkasnya. c-uli





