PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial AK (26) warga Perumahan Kemuning Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat (Kobar) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan seutas tali, Selasa (4/2).
Diduga AK nekat menghabisi hidupnya sendiri akibat depresi pasca melahirkan. Nahas anak yang baru lahir tersebut justru meninggal dunia.
Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman membenarkan kejadian tersebut. Korban pertama kali ditemukan oleh suaminya sekitar pukul 17.00 WIB selepas pulang bekerja. Sekitar pukul 13.00 WIB, korban masih sempat makan siang bersama suaminya di rumah.
“Suami menghubungi korban melalui telepon pada pukul 15.00 WIB, akan tetapi tidak ada jawaban, dan saat pulang bekerja pada pukul 17.00 WIB, didapati pintu rumah dalam keadaan terkunci serta beberapa kali diketuk pintunya tidak ada yang menyahut dari dalam rumah,” katanya, Rabu (5/2).
Suami korban lantas berinisiatif meminjam tangga milik tetangga dan berhasil masuk rumah melalui pintu belakang. Setelah berhasil masuk, korban didapati sudah dalam posisi tergantung.
Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum et repertum. Tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban dinilai murni meninggal dunia akibat gantung diri.
“Keterangan salah satu saksi, korban diduga depresi karena anak yang baru dilahirkan meninggal dunia. Saat ini korban telah dimakamkan,” pungkasnya. c-uli





