-
Spirit Kalteng

Ular Piton Raksasa 7 Meter Gegerkan Warga Kota

48
×

Ular Piton Raksasa 7 Meter Gegerkan Warga Kota

Sebarkan artikel ini
BERBAHAYA- Petugas mengevakuasi ular piton raksasa yang menggegerkan warga Jalan RTA Milono, Palangka Raya, Senin (17/3) malam. ISTIMEWA
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kemunculan ular piton berukuran raksasa dengan panjang 7 meter di sebuah toko buah Jalan RTA Milono, Palangka Raya, Senin (17/3) malam, menggegerkan warga setempat.

Peristiwa ini bermula ketika Nilam (39), pemilik toko yang hendak ke kamar kecil melihat ke arah bawah jalan yang dilaluinya dan mendapati seekor ular besar melintas.

Ukuran piton yang sangat besar membuat ia ketakutan dan mengurungkan niatnya untuk ke kamar kecil. Dalam kondisi panik, ia segera melaporkan temuan tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.

“Saya teriak dan kaget bukan main. Ular itu besar sekali, mungkin sebesar paha orang dewasa. Saya langsung lapor ke Call Center 112 karena takut kalau ular itu membahayakan kami,” ungkap Nilam (39) saat diwawancarai awak media.

Mendapat laporan tersebut, Tim Rescue Disdamkarmat segera menuju lokasi dengan perlengkapan lengkap. Setibanya di tempat kejadian, mereka menemukan ular piton dalam keadaan diam, diduga karena perutnya penuh setelah memangsa sesuatu.

“Setibanya di lokasi, kami langsung melakukan observasi. Karena ular berada di bawah toilet, proses evakuasi harus dilakukan dengan sangat hati-hati,” ujar Sucipto, Ketua Koordinator Call Center 112.

Warga sekitar menduga kuat ular ini telah memangsa ternak mereka, seperti ayam dan bebek yang kerap hilang secara misterius. Selama ini, sebagian ternak warga memang dibiarkan berkeliaran dan tidur di tempat terbuka tanpa kandang.

Setelah melakukan proses evakuasi yang cukup menegangkan, petugas berhasil mengamankan ular tersebut ke dalam karung berukuran 100 kg. Karung tersebut hampir sepenuhnya terisi oleh tubuh ular, menyisakan sedikit ruang untuk mengikat bagian atasnya.

“Ular ini langsung kami amankan dan akan dilepaskan ke habitat aslinya yang jauh dari permukiman agar tidak lagi membahayakan warga,” katanya.

Sucipto mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap kemunculan hewan liar, terutama saat musim hujan yang sering kali menyebabkan ular keluar dari sarangnya untuk mencari tempat yang lebih hangat dan makanan.

“Jika menemukan ular atau hewan liar berbahaya di sekitar rumah, warga diimbau untuk segera menghubungi Damkar melalui Call Center 112 agar dapat ditangani dengan aman,” imbaunya.

Dengan berhasilnya evakuasi ini, masyarakat setempat merasa lebih tenang. Tim Rescue Disdamkarmat pun menegaskan komitmennya untuk selalu siap siaga dalam menangani laporan darurat yang berkaitan dengan keselamatan warga. dte

 

-
-
-