-
Hukrim

Kapal Dagang Terbakar di DAS Barito

66
×

Kapal Dagang Terbakar di DAS Barito

Sebarkan artikel ini
TERBAKAR- Sebuah kapal dagang terbakar di DAS Barito, wilayah Tumpung Laung II, Kecamatan Montalat, Kabupaten Barito Utara, Sabtu (12/4) malam. FOTO ISTIMEWA
-

MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID – Warga Barito Utara, Kalimantan Tengah dikejutkan dengan kebakaran sebuah kapal dagang di tepi Sungai Barito, tepatnya di Tumpung Laung II, Kecamatan Montalat, kabupaten setempat, Sabtu (12/4) malam.

Kapal milik Haji Kani itu terbakar dalam posisi sedang bersandar atau tambat di pinggir Sungai Barito, daerah Tumpung Laung II. Lokasinya dekat pasar mingguan daerah setempat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat setempat, terbakarnya kapal dagang itu awalnya dilihat oleh Aswadi dan beberapa warga lainnya.

“Api dilihat pertama itu di ruangan masuk para kru kapal. Di belakang. Yang lihatnya itu kalau tidak salah Aswadi dengan beberapa orang yang ada di sekitar kapal itu,” ujar Julius yang juga mendatangi lokasi tersebut saat kapal terbakar.

“Posisi kapalnya memang sedang tambat,” tambahnya. Ketika melihat kapal terbakar, Aswadi dan beberapa orang meminta pertolongan untuk dilakukan pemadaman. Namun, karena banyaknya barang yang mudah terbakar, akhirnya api terus membesar hingga akhirnya kapal dihanyutkan agar tidak terdampak pada yang lain.

“Mungkin karena ada minyak atau BBM makanya apinya cepat besar. Akhirnya dilarutkan kapalnya,” ujar Julius.

Sementara itu, Kapolsek Montalat Ipda Raden Komarudin Hidayatullah terpisah membenarkan adanya kebakaran kapal dagang tersebut.

“Iya benar mas. Malam tadi kejadiannya,” ujar Raden Komarudin, Minggu (13/4).

Kapolsek menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal, kapal dagang itu milik Haji Kani dan terdapat 3 kru kapal.

“Kapalnya terbakar dalam posisi sedang bersandar. Milik Haji Kani kapalnya itu,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, selama kapal tersebut dilarutkan, pihaknya bersama Danramil 1013-02 Montallat, Peltu Firdaus, bersama anggota Polsek Montallat, Koramil, dan warga setempat turut membantu. Hal ini untuk mencegah agar api tidak menjalar ke rumah warga atau lanting-lanting sekitar.

“Alhamdulillah akhirnya bisa dikendalikan semuanya. Rumah-rumah masyarakat aman. Untuk total kerugian bisa mencapai 400 juta rupiah yang terdiri dari kapal dagang, barang-barang dagangan dan juga sejumlah barang pribadi lainnya,” jelas Kapolsek.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, kapal dagang tersebut akan melakukan aktivitas bongkar muat barang di pasar mingguan setempat dan selanjutnya akan mengikuti pasar mingguan di beberapa daerah lain di Daerah Aliran Sungai Barito. c-old

 

-
-
-