PEMPROV KALTENG

Rp100 Miliar untuk RTH Bundaran Besar

39
×

Rp100 Miliar untuk RTH Bundaran Besar

Sebarkan artikel ini
Rp100 Miliar untuk RTH Bundaran Besar
Prof Dr Ir Juni Gultom

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah pengembangan kawasan Bundaran Besar Palangka Raya sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang modern dan inklusif.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng Prof Dr Ir Juni Gultom menyampaikan bahwa proyek pembangunan RTH di kawasan Bundaran Besar telah memasuki tahap lanjutan dan saat ini sedang dalam proses pengerjaan.

“Anggaran untuk pembangunan kawasan RTH Bundaran Besar mencapai Rp100 miliar. Dengan berbagai fasilitas yang akan dibangun, kawasan ini diharapkan menjadi pusat aktivitas masyarakat yang lebih nyaman dan modern,” ujar Juni Gultom, di Palangka Raya, Kamis (10/7).

Ia juga menambahkan, selain pembangunan kawasan utama di Bundaran Besar, Pemprov Kalteng juga sedang menyelesaikan pembangunan RTH di dua lokasi lainnya, yakni eks KONI dan eks Transmigrasi.

“Saat ini, pekerjaan di RTH eks KONI dan eks Transmigrasi sedang on progress. Total anggaran pembangunan RTH Kalteng ini lebih dari Rp100 miliar. Ini merupakan bagian dari lanjutan dan penyelesaian proyek ruang terbuka hijau yang telah direncanakan,” jelasnya.

Pemerintah berharap keberadaan RTH yang representatif tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat dari seluruh kalangan untuk beraktivitas, bersantai, dan berinteraksi secara sehat dan aman di tengah kota.

“Pemerintah provinsi berkomitmen untuk menghadirkan pembangunan yang pro-rakyat. Ruang Terbuka Hijau ini dihadirkan agar seluruh lapisan masyarakat memiliki akses terhadap ruang publik yang ramah dan nyaman,” tegas Juni Gultom.

Sejumlah fasilitas penunjang yang akan dibangun di kawasan RTH Bundaran Besar meliputi jalur pedestrian, taman tematik, ruang bermain anak, area UMKM, serta titik-titik interaksi sosial yang dirancang ramah lingkungan.

Pengembangan kawasan ini juga diharapkan mampu menjadi ikon baru Kota Palangka Raya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata lokal. ldw