PEMPROV KALTENG

Aisyah Thisia Agustiar Ajak Lulusan Pascasarjana UMPR Bangun Daerah

227
×

Aisyah Thisia Agustiar Ajak Lulusan Pascasarjana UMPR Bangun Daerah

Sebarkan artikel ini
Aisyah Thisia Agustiar Ajak Lulusan Pascasarjana UMPR Bangun Daerah
YUDISIUM-Ketua TP-PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran menghadiri Yudisium Program Pascasarjana UMPR Tahap I Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, di Palangka Raya, Senin (20/4/2026). FOTO TABENGAN/LIDIA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Ketua TP-PKK Kalimantan Tengah (Kalteng) Aisyah Thisia Agustiar Sabran menghadiri Yudisium Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) Tahap I Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, yang berlangsung khidmat dengan jumlah peserta sebanyak 185 orang.

Dalam sambutannya, Aisyah menyampaikan bahwa pendidikan merupakan aset yang tidak akan pernah habis dan harus terus dikejar tanpa memandang usia maupun latar belakang.

“Bagi saya pribadi, pendidikan adalah harta yang tidak ada habisnya. Di usia berapa pun, kita tetap membutuhkan pendidikan,” ujarnya, di Palangka Raya, Senin (20/4/2026).

Ia juga membagikan pengalaman pribadinya saat menempuh pendidikan magister kenotariatan di Universitas Tarumanegara, di tengah kesibukannya sebagai istri dan ibu. Menurutnya, hal tersebut bukan menjadi hambatan, melainkan motivasi untuk terus berkembang.

“Sebagai seorang istri dan ibu, kita justru harus memberikan contoh yang baik bagi anak-anak. Pendidikan yang kita miliki juga dapat membantu keluarga,” tambahnya.

Aisyah menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru sebagai insan terdidik di tengah masyarakat.

“Hari ini bukan akhir, tetapi gerbang awal untuk memasuki fase kehidupan yang sesungguhnya,” katanya.

Mengangkat tema peran nyata alumni dalam pembangunan Kalteng, ia mengajak para lulusan untuk aktif mengambil bagian dalam kemajuan daerah, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kalimantan Tengah memiliki sumber daya alam yang luar biasa, tetapi tanpa didukung sumber daya manusia yang berkualitas, potensi tersebut tidak akan maksimal,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran mahasiswa dan alumni dalam mengawal program pemerintah, termasuk program “Satu Rumah Satu Sarjana” yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Kami ingin mahasiswa terus mengawal program-program pemerintah dan ikut berkontribusi secara nyata di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UMPR Muhammad Yusuf menyampaikan bahwa para lulusan pascasarjana merupakan aset penting dalam pembangunan daerah dan nasional.

“Saudara-saudara hari ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kalimantan Tengah,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara alumni dan kampus dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang.

“Kampus tidak akan memutus hubungan dengan alumni. Justru kita akan terus berkolaborasi, saling bertukar informasi, agar kurikulum tetap relevan dengan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa rendahnya rasio sarjana di Indonesia dibandingkan negara ASEAN menjadi tantangan bersama yang harus diatasi melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan.

“Pendidikan adalah hal yang paling fundamental. Kita ingin lulusan tidak hanya memiliki gelar, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. ldw/ded-red