DPRD PROV. KALTENG

Rp6,3 Miliar Dana Parpol Jangan Digunakan untuk Pribadi

27
×

Rp6,3 Miliar Dana Parpol Jangan Digunakan untuk Pribadi

Sebarkan artikel ini
Rp6,3 Miliar Dana Parpol Jangan Digunakan untuk Pribadi
Ketua Komisi II DPRD Kalteng sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar Siti Nafsiah

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyalurkan bantuan keuangan senilai Rp6,3 miliar kepada 9 partai politik yang memiliki kursi di DPRD Kalteng. Dana ini merupakan bagian dari anggaran tahun 2025 yang dialokasikan guna mendukung kegiatan partai politik, termasuk penguatan pendidikan politik bagi masyarakat.

Bantuan diberikan berdasarkan jumlah suara sah hasil Pemilu 2024, dengan nilai Rp5.000 per suara sah. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Leonard S Ampung, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (31/7) lalu.

Ketua Komisi II DPRD Kalteng sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar Siti Nafsiah menyampaikan harapannya agar dana yang diberikan dapat dimanfaatkan secara bijak dan sesuai peruntukannya.

“Bantuan parpol ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya serta tepat sasaran. Pentingnya pendidikan politik yang lebih baik untuk masyarakat,” katanya.

Ia juga berharap agar partai-partai di Kalteng mampu menunjukkan akuntabilitas dalam mengelola dana hibah. Menurutnya, transparansi dan laporan penggunaan anggaran menjadi indikator penting dalam menumbuhkan kepercayaan publik terhadap partai politik.

“Jangan sampai bantuan ini digunakan untuk kepentingan pribadi mengatasnamakan rakyat,” ucapnya.

Bantuan tersebut, lanjut Nafsiah, diharapkan dapat memperkuat peran partai politik dalam meningkatkan kualitas pendidikan politik masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam proses demokrasi di Kalteng.

“Kami berharap parpol mampu menunjukkan akuntabilitas dalam mengelola dana hibah. Transparansi dan laporan penggunaan anggaran adalah indikator penting dalam menumbuhkan kepercayaan publik terhadap partai politik,” tandasnya. jef