MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID – Kehadiran peserta Camel Trophy Kalimantan Tribute 2026 di Kabupaten Barito Utara (Barut) menjadi momen berharga mempromosikan tanah berjuluk Iya Mulik Bengkang Turan ke peserta dari 9 negara. Anggota DPRD Barut, H Nurul Anwar menyatakan pelaksanaan ekspedisi Kalimantan Tribute 2026 yang melintasi wilayah Barut merupakan momen berharga untuk memperkenalkan adat budaya serta potensi wilayah kepada masyarakat luas.
“Kita mengapresiasi dan merasa bangga karena rute Kalimantan Tribute 2026 melewati Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Ini adalah kesempatan emas bagi kita semua,” ujar Nurul.
Politisi PKB itu menjelaskan melalui ekspedisi yang terinspirasi dari Camel Trophy Kalimantan 1996 tersebut, Barutmendapat ruang untuk menunjukkan kekayaan budaya dan kearifan lokal yang selama ini tetap terjaga.
“Kita memiliki adat istiadat yang unik, keramahan masyarakat, serta potensi alam yang luar biasa, mulai dari sungai, hutan tropis, hingga tradisi turun-temurun. Ini yang harus kita kenalkan kepada peserta ekspedisi,” tambahnya.
Nurul juga berharap para peserta tidak hanya menikmati medan off-road yang menantang, tetapi juga menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan masyarakat setempat dan belajar tentang filosofi “Iya Mulik Bengkang Turan” yang berarti pantang mundur sebelum berhasil.
“Ke depan, momen seperti ini harus kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk promosi daerah. Saya meminta pemerintah daerah terus menjalin kerja sama dengan penyelenggara agar Barut tetap menjadi bagian dari rute-rute ekspedisi berikutnya,” tegasnya.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Barut untuk menyambut para peserta dengan hangat dan menunjukkan keramahan khas Dayak.
“Jadikan ini sebagai ajang persahabatan dan pertukaran budaya. Selamat datang di Barut, semoga para peserta membawa kesan mendalam dan cerita indah tentang daerah kita,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Kalimantan Tribute 2026 melintasi jalur panjang dari Balikpapan menuju Pontianak, melewati medan hutan lebat, sungai, lumpur, dan wilayah pedalaman yang masih minim akses. Diikuti peserta mancanegara seperti Thailand, Brunei Darussalam, Malaysia, Amerika, Jerman, Prancis, Indonesia, dan Jepang. old/reddre





