-
Spirit Kalteng

Usung Integralistik, Tari Budayanti Usop Mantapkan Diri Daftar Calon Rektor UPR

1075
×

Usung Integralistik, Tari Budayanti Usop Mantapkan Diri Daftar Calon Rektor UPR

Sebarkan artikel ini
-

DAFTAR-Tari Budayanti Usop mendaftar sebagai calon rektor UPR. FOTO TABENGAN/FERRY

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Bursa pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026-2030 terus bertambah ramai. Tari Budayanti Usop, S.T., M.T resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor dengan menyerahkan berkas pendaftaran di Sekretariat Rektorat UPR, Selasa (26/5/2026).

Dengan pendaftaran tersebut, Tari menjadi kandidat keenam yang ikut dalam proses penjaringan calon Rektor UPR periode mendatang.

Usai menyerahkan berkas, Tari menyampaikan komitmennya untuk ikut membangun UPR agar semakin maju dan mampu menjadi perguruan tinggi unggulan, khususnya dalam pengembangan pusat pengetahuan teknologi berkelanjutan.

“Keinginan saya tentu ingin berkontribusi membangun Universitas Palangka Raya agar semakin berkembang dan menjadi yang terdepan. UPR juga diharapkan mampu menjadi pusat pengetahuan teknologi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam pencalonannya, Tari mengusung visi mewujudkan Universitas Palangka Raya yang integralistik dan terpadu dengan nilai-nilai Pancasila sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya integritas, semangat pengabdian, dan nilai kebersamaan dalam membangun dunia pendidikan tinggi.

“Mewujudkan Universitas Palangka Raya yang integralistik dan terpadu dengan nilai-nilai Pancasila, sehingga berdampak, siap mengabdi dan berkarya, serta memiliki jiwa dan semangat Pancasila dan siap berintegritas,” ungkapnya.

Sementara itu, dosen senior FISIP UPR Sidik Rahman Usop menilai kehadiran calon rektor perempuan menjadi warna tersendiri dalam dinamika pemilihan rektor kali ini.

Menurutnya, kepemimpinan perempuan mencerminkan semangat kesetaraan dan kebersamaan yang relevan dengan perkembangan zaman saat ini.

“Calon rektor perempuan itu sangat langka. Era sekarang adalah era kebersamaan, dalam bahasa Dayak adalah kesamaan dan egaliter. Belum lagi semangat saling menghidupkan. Kehadiran calon perempuan dalam bursa pemilihan rektor menjadi bagian penting untuk menghidupkan kembali nilai kesetaraan dalam bentuk nyata,” katanya.

Sebelumnya, lima nama telah lebih dahulu mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor UPR, yakni Dr Ir Deddy NSP Tanggara ST MT, Prof Bhayu Rhama ST MBA PhD, Prof Dr Ir Uras Tantulo MSc, Dr Thea Farina Elmbang SH MH, dan Dr Natalina Asi MA. fwa

-
-
-