+PLN Lakukan Pengaturan Beban Akibat Gangguan Sistem Interkoneksi Kalimantan
PALANGKA RAYA/TABENGAN,CO.ID – PT PLN (Persero) mulai menerapkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya sebagai dampak gangguan pada sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan yang menyebabkan penurunan pasokan daya.
Manager PLN UP3 Palangka Raya, Bagus Cahyadi, menjelaskan bahwa penurunan pasokan listrik pada sistem interkoneksi Kalimantan terjadi sejak Senin (22/6/2026) dan berdampak pada sebagian wilayah Kalimantan Selatan serta Kalimantan Tengah.
“Pada pukul 14.41 WIB dan 17.48 WIB telah terjadi gangguan pembangkit yang mengakibatkan penurunan pasokan daya pada sebagian wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” ungkap Bagus dalam keterangan resminya, Senin malam.
Menurutnya, untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan secara menyeluruh, PLN terpaksa melakukan pengaturan beban atau manajemen beban pada sistem interkoneksi. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi dampak yang lebih luas akibat berkurangnya pasokan listrik dari pembangkit.
Selain melakukan pengaturan beban, PLN juga terus mengupayakan percepatan pemulihan pembangkit secara terkoordinasi agar pasokan listrik dapat kembali normal secara bertahap.
“Laporan terkini pukul 19.30 WIB, progres pemulihan kelistrikan pelanggan telah mencapai 51 persen dari total beban pasokan yang padam,” kata Bagus.
Sementara itu, pada Selasa (23/6/2026) pukul 11.00 WIB, PLN ULP Palangka Raya Timur kembali mengeluarkan informasi terkait kendala operasional sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan yang masih berdampak pada pasokan daya di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya.
Manager PLN ULP Palangka Raya Timur, Adeck Aprilyan Kurniahadi, mengatakan petugas PLN masih melakukan pengaturan beban untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan secara menyeluruh.
“Sehubungan dengan adanya kendala operasional sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan yang mengakibatkan penurunan pasokan daya, petugas PLN saat ini melakukan pengaturan beban pada sistem interkoneksi sebagai langkah menjaga kestabilan sistem kelistrikan secara menyeluruh,” ujarnya.
Adeck menjelaskan, sejumlah wilayah yang terdampak pemadaman bergilir antara lain sebagian kawasan Jalan Yos Sudarso, khususnya Yos Sudarso 3, 5, 7, 8 dan 9, Jalan G Obos 12 dan sekitarnya, termasuk kawasan Masjid Raya Darussalam dan IAIN Palangka Raya.
Selain itu, pemadaman juga terjadi di kawasan Jalan Adonis Samad, Jalan Bandara Estate, Jalan Kecipir, Jalan Veteran, Jalan Lewu Tatau, sebagian Jalan Hiu Putih, Jalan Perintis Kemerdekaan, sebagian Jalan Lamtoro, Jalan Perjuangan, Jalan Ratu Zaleha, Jalan Putri Mayang, serta sejumlah perkantoran seperti Basarnas dan Kementerian Hukum dan HAM.
PLN memastikan upaya percepatan pemulihan terus dilakukan secara terkoordinasi agar pasokan listrik dapat kembali normal secara bertahap. Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi yang disampaikan PLN terkait perkembangan kondisi kelistrikan.
“Kami akan terus memberikan informasi perkembangan lebih lanjut pada kesempatan pertama,” tutup Adeck.
Sementara itu saat dihubungi lebih lanjut kepada Vigor selaku Asisten Manager Komunikasi PLN Kalselteng, pihaknya enggan menjawab. rmp/rca-red











