-
PEMPROV KALTENG

DP 0 PERSEN DIPERTANYAKAN-Kadisdik Tegaskan Program 1.000 Rumah Guru Bukan Sekadar Wacana

434
×

DP 0 PERSEN DIPERTANYAKAN-Kadisdik Tegaskan Program 1.000 Rumah Guru Bukan Sekadar Wacana

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng Muhammad Reza Prabowo
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pelaksanaan Program 1.000 Rumah Guru Berkah dengan skema uang muka (DP) 0 persen menjadi salah satu topik utama dalam audiensi antara Aliansi Pemuda Peduli Pendidikan Kalimantan Tengah (P3K) dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kalteng Muhammad Reza Prabowo, di Aula Pintar Dinas Pendidikan Kalteng, Senin (7/72026).

Dalam pertemuan tersebut, Aliansi P3K meminta penjelasan secara rinci mengenai pelaksanaan program yang digagas Pemerintah Provinsi Kalteng tersebut. Mereka mempertanyakan lokasi pembangunan rumah, jumlah guru yang telah menerima manfaat, besaran anggaran yang dialokasikan, hingga persyaratan bagi guru yang berhak mengikuti program.

Koordinator Aliansi P3K, Joseph F.J.W., mengatakan hingga kini masih banyak masyarakat, termasuk kalangan guru, yang membutuhkan informasi lebih jelas terkait mekanisme pelaksanaan program tersebut.

“Kami ingin mendapatkan penjelasan secara utuh mengenai Program 1.000 Rumah Guru Berkah, mulai dari lokasi pembangunan, jumlah penerima manfaat, sumber anggaran, hingga syarat bagi guru yang dapat mengikuti program. Informasi ini penting agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi berbagai pertanyaan tersebut, Kadisdik Provinsi Kalteng Muhammad Reza Prabowo menegaskan bahwa Program 1.000 Rumah Guru Berkah bukan sekadar wacana, melainkan program nyata hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalteng dan Bank Kalteng untuk membantu guru memiliki rumah layak huni.

“Program ini lahir karena kami menemukan masih ada guru yang belum memiliki rumah layak, bahkan ada yang tinggal di laboratorium sekolah. Kami ingin mempermudah akses kepemilikan rumah melalui skema yang lebih ringan, bukan membebani guru,” kata Reza.

Ia menjelaskan, pemerintah memberikan subsidi uang muka sebesar Rp10 juta kepada setiap guru yang memenuhi persyaratan. Dengan subsidi tersebut, guru dapat memperoleh fasilitas pembiayaan rumah dengan skema DP 0 persen.

Selain bantuan uang muka, para penerima manfaat juga diberikan masa tenggang pembayaran cicilan selama tiga bulan setelah akad kredit. Kebijakan itu dimaksudkan agar guru memiliki waktu untuk mempersiapkan kebutuhan menempati rumah sebelum mulai membayar angsuran.

“Pemerintah memberikan subsidi DP sebesar Rp10 juta. Setelah akad, guru juga mendapatkan masa tenggang pembayaran selama tiga bulan sehingga mereka memiliki kesempatan mempersiapkan kebutuhan rumah terlebih dahulu sebelum mulai mencicil,” jelasnya.

Reza menambahkan, proses pendaftaran dilakukan melalui aplikasi berbasis digital yang dapat diakses seluruh guru di Kalimantan Tengah. Sistem tersebut dirancang untuk memastikan proses seleksi berjalan secara terbuka, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh guru yang memenuhi persyaratan.

“Kami menggunakan aplikasi digital agar seluruh guru di Kalimantan Tengah dapat mendaftar secara terbuka. Sistem ini dibuat untuk menjaga transparansi sekaligus mempermudah akses bagi guru yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

Menurutnya, Program 1.000 Rumah Guru Berkah merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik. Selama ini masih terdapat guru yang mengalami kesulitan memiliki rumah akibat keterbatasan kemampuan finansial maupun akses terhadap pembiayaan perumahan.

Melalui kolaborasi dengan Bank Kalteng, pemerintah berharap hambatan tersebut dapat diatasi sehingga semakin banyak guru yang memiliki tempat tinggal layak dan nyaman.

Audiensi berlangsung dalam suasana dialogis dengan diwarnai sesi tanya jawab antara perwakilan Aliansi P3K dan jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng. Pertemuan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada masyarakat mengenai mekanisme pelaksanaan Program 1.000 Rumah Guru Berkah sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru di Kalteng. ldw/ded-red

 

-
-
-