-
Spirit Kalteng

PERKUAT PENANGANAN KARHUTLA-Dishut Kalteng Bangun 3 Sumur Bor Air

232
×

PERKUAT PENANGANAN KARHUTLA-Dishut Kalteng Bangun 3 Sumur Bor Air

Sebarkan artikel ini
-

SUMUR BOR-Dishut Kalteng membangun 3 buah sumur bor sebagai dukungan dalam proses penanganan karhutla baru-baru ini di Pulang Pisau.FOTO HUMAS DISHUT KALTENG

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Musim kemarau menjadi salah satu kondisi yang harus dihadapi Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan baik. Musim kemarau panjang, umumnya menyebabkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), khususnya daerah-daerah dengan lahan gambut.

Lahan gambut yang terbakar dengan luas, dapat berdampak pada munculnya kabut asap, sehingga mengganggu berbagai aktivitas. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng secara rutin melakukan pemadaman, ketika titik api muncul pada musim kemarau.

Mendukung proses pemadaman, Dinas Kehutanan (Dishut) Kalteng membangun 3 buah sumur bor di daerah rawan terbakar, yakni di Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau. Diharapkan, sumur bor yang dibangun ini, memudahkan petugas memperoleh air saat melakukan pemadaman.

SUMUR BOR-Dishut Kalteng membangun 3 buah sumur bor sebagai dukungan dalam proses penanganan karhutla baru-baru ini di Pulang Pisau.FOTO HUMAS DISHUT KALTENG

Kepala Dishut Kalteng, Agustan Saining, menyampaikan, sebelumnya Dishut Kalteng melakukan berbagai upaya pencegahan, yakni normalisasi kanal. Sekarang, upaya dukungan turut diberikan, yakni penyediaan sumur bor, untuk memudahkan tim memadamkan api saat kondisi air sangat terbatas.

Ia menyampaikan, langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran, yang menekankan agar seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat langkah pencegahan, serta melakukan penanganan karhutla secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan guna melindungi masyarakat dari dampak bencana asap.

“Keberadaan sumur air menjadi bagian dari langkah antisipatif, untuk mendukung efektivitas penanganan karhutla selama musim kemarau. Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dishut Kalteng terus bersiaga dalam menangani karhutla di sejumlah titik rawan kebakaran di Kalteng. Seluruh personel beserta peralatan telah disiagakan agar setiap laporan titik api dapat ditangani secepat mungkin,” ujarnya, Rabu (29/7/26) di Palangka Raya.

Agustan menyampaikan, pemilihan lokasi sumur bor sesuai dengan kondisi lahan yang memang rawan terbakar. Jadi, pada saat proses pemadaman, tim dapat dengan mudah mendapatkan air, yang bersumber dari sumur bor yang dibangun Dishut Kalteng.

“Pembangunan sumur bor ini tentunya tidak sembarangan. Ada kedalaman yang harus disesuaikan. Tujuannya, ketika digunakan nantinya, air yang ada dalam sumur bor ini memang tersedia setiap waktu, dan dapat dengan mudah digunakan,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan tiga sumur bor air di kawasan Tumbang Nusa diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman saat terjadi kebakaran, sehingga api tidak meluas, dan dampaknya terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat dapat diminimalkan.

Selain upaya penanganan, Dishut Kalteng juga terus mengedepankan langkah pencegahan melalui patroli terpadu, pemantauan titik panas, edukasi kepada masyarakat, serta mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Hal tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran, yang mengajak seluruh elemen masyarakat, TNI-Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan relawan untuk bersatu menjaga Kalteng agar tetap bebas dari bencana kabut asap.ded

-
-
-