PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah (DPD RI Dapil Kalteng) Agustin Teras Narang mengungkapkan, sudah sekian waktu kita berjibaku dengan asap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Situasi belum pulih terlebih karena el nino yang memicu kekeringan panjang masih berlangsung, serta sikap tidak bertanggung jawab segelintir pihak yang membakar tanpa pengendalian, membuat kita berada pada titik ini.
Dalam situasi saat ini, lanjut Teras Narang, Kotawaringin Timur, Pulang Pisau, dan Kotawaringin Barat jadi 3 wilayah yang paling terdampak luas areanya. Menurut data Pemerintah Provinsi per 8 September 2026 saja, kondisi karhutla mencatat sebanyak 105.019 titik hotspot secara kumulatif sejak 1 Januari 2026, dengan total luasan lahan terbakar mencapai 9.169,22 hektare. Belum termasuk luasan terdampak. Luasan kebakarannya ini kurang lebih 2 kali luasan kota Jakarta Pusat. Jadi bisa dibayangkan.
“Dari ratusan kasus kebakaran, Posko Satgas Gakkum Karhutla Ditreskrimsus Polda Kalteng menyebut telah menangani 13 perkara korporasi dan 7 diantaranya dalam penyidikan dan sisanya penyelidikan,” ujar Teras Narang, Senin (14/9/2026).
Teras Narang berharap, proses penegakan hukum berlangsung dengan transparan dan berkeadilan, serta berhasil menjawab akar masalah utama. Sehingga harapannya ke depan, faktor human error atau kebakaran akibat ulah manusia bisa ditekan sungguh. Terlebih karena dampak kebakaran ini telah menghancurkan ekologi, ekonomi, bahkan kondisi kesehatan termasuk psikologi masyarakat kita.
Menurut dia, sembari mendukung langkah pemerintah daerah beserta relawan yang bergotong royong dalam pengendalian karhutla, penegakan hukum juga mesti jadi salah satu prioritas agar kerugian negara dari dampak karhutla ini bisa dicegah.
Sementara itu untuk seluruh lapisan masyarakat, tetap saling menjaga kesehatan dan bersolidaritas sosial. Termasuk tetap memakai masker sebagai bagian dari protokol kesehatan kita.
”Saya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi pada Sahabat Terang: Sahabat Teras Narang, yang selama masa krisis karhutla ini turut berbagi kepedulian bersama DPD RI. Termasuk dengan membagikan masker dukungan dari DPD RI untuk masyarakat kita yang membutuhkan,” kata mantan Gubernur Kalteng dua periode.
Semangat yang sama, Teras Narang berharap terus kita tularkan. Semangat warga jaga warga, menjadi salah satu kekuatan sosial yang perlu terus kita rawat bersama sembari mengawal pemerintah dan aparat terkait, bekerja cepat mengatasi masalah kita bersama. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan kita, siapa lagi? hil-red











