-
Spirit Kalteng

Kabut Asap Menebal, Wali Kota Terus Tambah Rumah Oksigen Siaga 24 Jam Menjadi 43 Tempat

164
×

Kabut Asap Menebal, Wali Kota Terus Tambah Rumah Oksigen Siaga 24 Jam Menjadi 43 Tempat

Sebarkan artikel ini
OKSIGEN – Warga terdampak karhutla saat menggunakan oksigen dan nebulizer di salah satu fasilitas Rumah Oksigen Kelurahan Kereng Bangkirai oleh Pemerintah Kota Palangka Raya, Jumat (25/9). FOTO TABENGAN/YULIANUS
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Ketika kabut asap mulai menebal dan udara tak lagi senyaman biasanya, warga Kota Palangka Raya kini memiliki tempat untuk mendapatkan pertolongan awal jika mengalami gangguan pernapasan. Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan menyiagakan 43 titik Rumah Oksigen yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam.

Layanan tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi menghadapi dampak kabut asap, terutama bagi warga yang mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk maupun pilek. Rumah Oksigen juga menjadi pertolongan awal sebelum pasien mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan atau rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan program Rumah Oksigen telah dicanangkan sejak Juli 2026. Kebijakan itu disiapkan seiring meningkatnya kondisi kabut asap serta sebagai langkah antisipasi berdasarkan pengalaman penanganan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Sehubungan dengan kabut asap yang saat ini luar biasa, Pemerintah Kota sesuai arahan pimpinan melalui Dinas Kesehatan membuka Rumah Oksigen. Jika di tengah masyarakat ada yang membutuhkan, mengalami sesak, batuk, atau pilek, ini salah satu pertolongan pertama yang bisa kita lakukan sebelum dirujuk ke rumah sakit,” ujar Riduan, Jumat (25/9).

Menurutnya, meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penyediaan layanan tersebut. Kondisi kualitas udara akibat kabut asap dinilai perlu diantisipasi agar masyarakat yang mengalami keluhan pernapasan dapat segera memperoleh bantuan.

Sebanyak 43 titik Rumah Oksigen kini disebar di berbagai wilayah Kota Palangka Raya. Lokasinya mencakup 11 puskesmas, puskesmas pembantu hingga sejumlah kelurahan.

Setiap titik telah dilengkapi tabung oksigen. Sebagian besar lokasi memiliki dua tabung, sementara beberapa titik lainnya disiapkan dengan satu tabung oksigen.

Penyebaran layanan tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh pertolongan tanpa harus langsung mendatangi rumah sakit, khususnya ketika mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Untuk memastikan pelayanan tetap berjalan, Dinas Kesehatan mengerahkan tenaga kesehatan dari puskesmas sesuai wilayah kerja masing-masing.

Tak hanya mengandalkan tenaga kesehatan, Dinas Kesehatan juga menggandeng Universitas Eka Harap. Mahasiswa tingkat akhir turut dilibatkan untuk membantu pelayanan di Rumah Oksigen yang disiagakan selama 24 jam.

Riduan menegaskan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat Kota Palangka Raya tanpa dipungut biaya.

“Layanan oksigen gratis untuk semua warga Kota Palangka Raya,” tegasnya.

Dengan keberadaan puluhan titik Rumah Oksigen tersebut, pemerintah berharap warga yang mengalami keluhan pernapasan akibat kabut asap dapat segera memperoleh pertolongan. Layanan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang kurang baik.nws/fwa-red

Daftar Lokasi Utama Rumah Oksigen di Palangka Raya
    • Pemerintah Kota Palangka Raya bersama instansi terkait menyiagakan total 43 titik rumah oksigen serta pos pelayanan kesehatan gratis sebagai pertolongan pertama bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap. 
      Lokasi dan Layanan Rumah Oksigen Utama
      • Puskesmas se-Kota Palangka Raya: Beroperasi di 11 Puskesmas (seperti Puskesmas Menteng yang siaga 24 jam) dilengkapi tenaga medis, perawat, dan pemeriksaan saturasi oksigen. 

      • Posyandu dan Kantor Kelurahan: Layanan diperluas hingga ke tingkat kelurahan dan posyandu, salah satunya di Posyandu Sentosa (Jl. Pasir Panjang, Gg. Pasir Putih, Blok A1 No. 12, Kelurahan Kereng Bangkirai) dan Kelurahan Petuk Katimpun. 

      • Fasilitas Provinsi & Kepolisian:
        • Rumah Oksigen Polda Kalteng: Berlokasi di Jl. H. Ikap (depan gedung Presisi Rumah Sakit Bhayangkara), buka setiap Senin–Minggu pukul 08.00–20.00 WIB.
        • Titik Pemprov Kalteng: Tersedia di area Menara Bundaran Besar, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bundaran Besar, dan Aula Bakti Husada Dinas Kesehatan Prov. Kalteng. 

      Informasi Layanan & Biaya

      • Biaya: Gratis (pertolongan pertama oksigen dan pemeriksaan saturasi untuk warga terdampak ISPA/kabut asap).

      • Darurat / Call Center: Warga dapat menghubungi Call Center 112 (bebas pulsa) untuk evakuasi darurat, permintaan ambulans, atau penanganan cepat jika mengalami sesak napas berat. 

      Jika Anda memerlukan informasi lebih spesifik, silakan beri tahu:
      • Kecamatan atau kelurahan terdekat dari lokasi Anda saat in

 

 

 

-
-
-