
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah (DPD RI Dapil Kalteng) Agustin Teras Narang terus mengimbau masyarakat untuk semakin cermat menjaga kesehatan di tengah situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalteng.
Imbauan tersebut disampaikannya saat berdialog dengan masyarakat di Desa Batu Nindan dan Desa Basarang Jaya, Kabupaten Kapuas, baru-baru ini. Dalam dialog tersebut, Teras menekankan pentingnya meningkatkan solidaritas sosial untuk bersama-sama menghadapi situasi yang tidak mudah ini.
“Saya terus mengimbau pada masyarakat agar semakin cermat menjaga kesehatan dalam situasi karhutla. Meningkatkan solidaritas sosial dan bersama menghadapi situasi yang tidak mudah ini,” katanya.
Ia mengatakan, di satu sisi pemerintah diharapkan segera berhasil mengendalikan situasi sesuai harapan masyarakat, namun di sisi lain masyarakat juga harus turut meningkatkan perlindungan kesehatan secara mandiri.
Selain menyerap aspirasi langsung di lapangan, Teras juga menerima banyak titipan pesan dari warga Kapuas melalui media sosial, berupa masukan, keluhan, hingga harapan masyarakat Kalteng pada umumnya terkait penanganan karhutla.
Menurutnya, seluruh masukan, kritik, dan ungkapan kekecewaan masyarakat melalui media sosial sangat dapat dipahami, terutama dalam situasi sulit seperti saat ini.
“Meski juga kita perlu paham, ada perbedaan peran, fungsi, serta batasan kewenangan pada setiap elemen pemerintahan. Tidak ada kekuasaan tunggal dan berkuasa penuh di daerah, sehingga koordinasi dan kolaborasi mesti diupayakan bersama,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam perbedaan dan keterbatasan, terutama sejak kondisi fiskal daerah yang tidak memadai beberapa waktu belakangan, kekuatan moral dan sosial harus terus dibangun agar tetap bersatu menghadapi setiap situasi.
Titip Pesan Khusus untuk PLN
Dalam kesempatan tersebut, Teras Narang juga menitipkan pesan khusus kepada PT PLN (Persero) yang beroperasi di wilayah Kapuas dan Kalteng pada umumnya. Ia meminta PLN untuk mempertahankan keandalan sistem kelistrikan dan mencegah terjadinya pemadaman.
“Dalam situasi yang penuh dengan keprihatinan dan tidak mudah ini, pemadaman listrik hanya akan membebani masyarakat. Saya harap ada prioritas penanganan dan pemeliharaan sistem kelistrikan yang andal selama situasi ini berlangsung,” tegasnya.
Lebih jauh, mantan Gubernur Kalteng dua periode ini berharap manajemen PT PLN (Persero) di Jakarta dapat mengalokasikan lebih besar anggaran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di wilayah Kalteng untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak.
“Saat situasi sulit, solidaritas sosial kita adalah kekuatan yang perlu dijaga. Dalam semangat Huma Betang, mari masing-masing kita ambil bagian mengatasi karhutla dan dampaknya dengan apa yang kita bisa,” ujarnya.
Ia juga berharap langkah baru pemerintah, termasuk bantuan dari masyarakat setempat maupun tambahan personel TNI-Polri dari berbagai daerah, dapat mempercepat pengendalian karhutla sehingga situasi segera kembali normal dan memberikan kenyamanan serta ketenteraman bagi masyarakat. hil-red











