-
Spirit Kalteng

Peduli Warga Terdampak Karhutla, Andina Narang Sambangi Kalampangan

39
×

Peduli Warga Terdampak Karhutla, Andina Narang Sambangi Kalampangan

Sebarkan artikel ini
RESES DPR- Anggota DPR RI Dapil Kalteng Andina Thresia Narang mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan kepada relawan karhutla di Kelurahan Kalampangan, Palangka Raya, Kamis (22/10/2026). FOTO TABENGAN/YULIANUS
-
RESES DPR- Anggota DPR RI Dapil Kalteng Andina Thresia Narang mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan kepada relawan karhutla di Kelurahan Kalampangan, Palangka Raya, Kamis (22/10/2026). FOTO TABENGAN/YULIANUS

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kepulan asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Palangka Raya menjadi perhatian Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah (Dapil Kalteng), Andina Thresia Narang.

Di sela kunjungan resesnya di Kalteng, Kamis (22/10/26), Andina turun langsung memantau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus menyalurkan bantuan bagi masyarakat dan para relawan yang masih berjibaku di lapangan.

Salah satu wilayah yang dikunjungi Andina adalah Kelurahan Kalampangan, Palangka Raya. Wilayah ini turut merasakan dampak karhutla, terutama dari kepungan asap dan kondisi udara yang memburuk.

Tak sekadar melihat kondisi di lapangan, Andina membawa sejumlah bantuan yang dinilai dibutuhkan masyarakat dan relawan, mulai dari bahan kebutuhan pokok, vitamin, masker hingga perlengkapan pendukung penanganan karhutla.

“Kalau kita melihat kondisi saat ini, penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Karena itu, yang bisa kita lakukan adalah saling membantu, saling menguatkan dan memastikan masyarakat serta para relawan yang berada di garis depan tetap mendapatkan dukungan,” kata Andina.

RESES DPR- Anggota DPR RI Dapil Kalteng Andina Thresia Narang mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan kepada relawan karhutla di Kelurahan Kalampangan, Palangka Raya, Kamis (22/10/2026). FOTO TABENGAN/YULIANUS

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan dampak asap karhutla terhadap kesehatan. Menurutnya, paparan asap dan debu akibat kebakaran yang berlangsung terus-menerus tetap berisiko meskipun secara kasatmata terlihat tipis.

“Kalau keluar rumah, tetap gunakan masker. Debu dan asap dari kebakaran ini mungkin terlihat tidak terlalu tebal, tetapi kalau kita hirup setiap hari tentu akan berdampak terhadap kesehatan,” ujarnya.

Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kelurahan Kalampangan, Nur Suraini, mengapresiasi bantuan yang diberikan Andina. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu para relawan maupun masyarakat yang saat ini masih menghadapi dampak karhutla.

“Alhamdulillah, bantuan dari Ibu Andina ini sangat bermanfaat sekali untuk para relawan. Dalam keadaan seperti sekarang, kita memang harus saling peduli dan bergotong royong. Karhutla ini merupakan bencana yang harus kita atasi bersama,” kata Nur.

Ia menyebutkan, bantuan yang diterima antara lain beras, sembako, susu, vitamin dan kebutuhan lainnya. Bantuan tersebut juga mendukung keberadaan dapur umum swadaya masyarakat yang saat ini beroperasi di Kelurahan Kalampangan.

“Alhamdulillah di sini kami mendapatkan beras, sembako, susu, vitamin, juga untuk oksigen. Kebetulan di Kelurahan Kalampangan kami mempunyai dapur umum swadaya dari masyarakat. Jadi bantuan ini sangat bermanfaat, khususnya untuk warga Kelurahan Kalampangan dan para relawan,” tuturnya.

Selain mengunjungi Kalampangan, Andina juga mendatangi para relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) di kawasan Kampung Baru. Di hadapan para relawan, Andina memberikan semangat sekaligus menyampaikan apresiasi atas kerja keras mereka dalam menjalankan misi kemanusiaan di tengah kondisi karhutla.

“Bapak-bapak ini menjalankan misi kemanusiaan. Saat ini kita tahu asap dan karhutla masih berlangsung. Titik-titik api masih banyak. Tadi saya lewat Soekarno, masih ada asapnya,” kata Andina.

Andina juga menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh relawan yang selama ini berada di garis depan penanganan kebakaran. Ia juga mendoakan semua selalu sehat dan tetap semangat dalam menjalankan misi kemanusiaan ini.

Untuk mendukung aktivitas pemadaman, Andina menyerahkan sejumlah peralatan yang dibutuhkan relawan. Bantuan tersebut terdiri dari satu unit mesin, satu noser, selang sepanjang 100 meter, selang spiral sepanjang empat meter, serta sepatu bot.

Andina mengatakan, sebagian perlengkapan lainnya masih dalam proses pengiriman karena kondisi distribusi barang yang cukup sulit. Beberapa peralatan bahkan harus didatangkan dari provinsi tetangga.
“Kami membawa sesuai yang dibutuhkan, ada alkon, ada sepatu, dan ada beberapa selang spiral yang masih dalam perjalanan. Kondisi saat ini memang membuat pengiriman cukup sulit. Kami mencari barang-barang ini dari provinsi sebelah dan harus antre,” jelasnya.

Meski demikian, Andina bersyukur sejumlah peralatan dapat diserahkan lebih awal sehingga bisa langsung digunakan oleh relawan.

“Alhamdulillah kita bisa memberikan alkon saat ini yang bisa memudahkan bapak-bapak dalam menjalankan misi kemanusiaan. Kami juga membawa multivitamin dan masker. Kami berharap dengan adanya multivitamin ini semua relawan di Kampung Baru tetap sehat dan jangan sampai sakit walaupun setiap hari berjibaku dengan api,” ujarnya.

Ketua RT 01 RW 13, Arniansyah, mengatakan keberadaan tangki air tersebut tidak hanya penting untuk menghadapi karhutla, tetapi juga memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat ketika memasuki musim kemarau.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan tangki air ini. Tangki ini tidak hanya akan digunakan ketika terjadi karhutla, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat penampungan air apabila kekeringan melanda,” kata Arniansyah. nws/fwa-red

-
-
-