-
Hukrim

Helikopter Karhutla Terjatuh Lagi, 1 TEWAS 2, SELAMAT, WILAYAH KERJA DI KALSEL

53
×

Helikopter Karhutla Terjatuh Lagi, 1 TEWAS 2, SELAMAT, WILAYAH KERJA DI KALSEL

Sebarkan artikel ini
MUSIBAH BERUNTUN-Tangkapan layar video amatir masyarakat yang mengabadikan terjadinya detik-detik jatuhnya helikopter di kawasan Sungai Barito. Dan evakuasi jenazah Heli Landing Officer (HLO) Yayan Supyansuri (Indonesia) meninggal dunia. FOTO ISTIMEWA
-
MUSIBAH BERUNTUN-Tangkapan layar video amatir masyarakat yang mengabadikan terjadinya detik-detik jatuhnya helikopter di kawasan Sungai Barito dan korban selamat.FOTO ISTIMEWA
‎

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- Kecelakaan helikopter kembali terjadi, kali ini peristiwa tersebut terjadi di kawasan perairan Sungai Barito, Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan (Kalsel). Minggu (8/11/2026).

‎Menurut informasi yang didapat, berdasarkan titik koordinat melalui pantauan Map, lokasi tersebut berbatasan langsung dengan Kecamatan Jenamas, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng).

‎Berdasarkan video amatir yang saat ini beredar, diduga helikopter tersebut tengah mengambil air air untuk keperluan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, saat helikopter ingin terbang naik secara tiba-tiba langsung menukik tajam dan jatuh ke dalam air.

‎”Nah helikopter jatuh di Sungai Barito infonya nah,” kata pria di video amatir.
‎Selain itu, dari video amatir lainnya menyebutkan bahwa seorang pilot setelah jatuhnya helikopter tersebut langsung belum ditemukan, warga yang berdatangan ingin melakukan pertolongan berupaya mencari sang pilot.

‎”Nah pesawatnya (helikopter) terjatuh terbalik di Sungai Barito, pilotnya satu lagi belum ditemukan memakai sabuk pengaman, helikopternya ditarik masyarakat Desa Tabatan, gotong royong menariknya,” ujar seseorang sambil merekam video.

‎‎Helikopter jenis Eurocopter EC225LP Super Puma II+ register VH-HGM, diduga mengangkut beberapa penumpang yang merupakan warga negara asing (WNA). ‎Sampai berita ini diturunkan, warga yang berada di lokasi kejadian terlihat tengah berupaya melakukan evakuasi terhadap bangkai helikopter sekaligus mencari keberadaan pilot yang disebutkan belum ditemukan.

 

Helikopter Eurocopter EC225LP Super Puma II+ (Airbus Helicopters H225) dengan nomor seri (MSN) 2878 dan registrasi VH-HGM dibuat pada tahun 2013.

  • Tahun Pembuatan: 2013 (berusia sekitar 13 tahun pada tahun 2026).
  • Riwayat Registrasi Sebelumnya: Sebelum menggunakan registrasi Australia VH-HGM, helikopter ini sempat tercatat dengan beberapa kode registrasi lain, yaitu G-OAGA, 2-CAKH, dan I-WNDM.
  • Pengoperasian: Armada ini tercatat di bawah kepemilikan swasta dan dioperasikan oleh ARC Aviation, serta dikontrak oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Indonesia untuk misi pengeboman air (water bombing). Anda dapat melihat catatan detail riwayat penerbangan dan identitas rangka pesawat ini melalui basis data Helis.com atau JetPhotos.

 

BNPB Pastikan 1 Tewas dan 2 Selamat Kru Heli

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tiga kru helikopter pemadam karhutla selamat, setelah armada jenis Eurocopter EC225LP Super Puma jatuh di perairan Sungai Barito, Kabupaten Barito Kuala, Kalsel, Minggu.

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi dalam keterangan yang dikutip detik.com, Minggu, mengatakan, telah menerima laporan pendahuluan mengenai insiden tersebut dan meminta tim terkait menyusun laporan lengkap mengenai kronologi kejadian serta perkembangan penanganan di lokasi.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, informasi lengkap mengenai kecelakaan helikopter tersebut masih dihimpun untuk segera disampaikan kepada publik dan pihak berwenang.

Hingga laporan awal disampaikan, penyebab pasti jatuhnya helikopter belum diketahui karena masih menunggu hasil penelusuran lebih lanjut oleh tim terkait.

Helikopter bernomor registrasi VH-HGM tersebut mengalami kecelakaan saat menjalankan misi pengeboman air atau water bombing untuk mendukung pemadaman karhutla di kawasan Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala.

Armada bernomor seri (MSN) 2878 ini merupakan helikopter yang terdaftar di bawah kepemilikan swasta yang dikontrak BNPB untuk operasi pemadaman karhutla.

Berdasarkan rekaman video amatir yang diterima, helikopter terlihat kehilangan kendali ketika bermanuver setelah mengambil air dari sungai menggunakan perangkat bambi bucket untuk kemudian dijatuhkan ke lokasi kebakaran.

Armada tersebut membawa tiga orang kru penerbangan dan berdasarkan laporan pendahuluan yang diterima BNPB, seluruhnya dipastikan selamat, sementara tim terkait masih bersiaga di lapangan untuk menangani perkembangan pascakecelakaan.

Helikopter dengan nomor seri pabrikan atau Manufacturer Serial Number (MSN) 2878 itu merupakan armada milik perusahaan swasta yang dikontrak BNPB untuk mendukung operasi pemadaman karhutla melalui pengerahan kekuatan udara.

“Pada Minggu 8 November 2026 telah terjadi kecelakaan Heli WB super puma VH-HGM jatuh ke Sungai Barito di Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala. Kru tiga orang,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Minggu (8/11/2026).
Adapun kru pesawat terdiri dari dua warga negara (WN) asing dan satu petugas dari Indonesia. Pilot (PIC) Hugh Andrew John Page (Selandia Baru), CO-Pilot (SIC) Michael John Betterridge (Australia), dan Heli Landing Officer  (HLO) Yayan Supyansuri (Indonesia) meninggal dunia,” ucapnya.

“Dua orang kru berhasil dievakuasi dan unit heli sudah dievakuasi ke pinggir sungai dan HLO) Yayan Supyansuri baru ditemukan di dalam heli,” tambah Berton.

Kapendam Tambun Bungai Kolonel Dodo Sahata mengatakan membenarkan adanya kejadian kejadian tersebut.

“Walaupun wilayah kerja mereka di wilayah Kalsel, kita sangat prihatin dengan adanya kejadian seperti ini. Mengingat baru-baru ini juga jatuh helikopter waterboming di wilayah Seruyan,”ungkapnya.tim-red

-
-
-