PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Kepala Dinas Perhubungan Palangka Raya, Alman Pakpahan bersama tim gugus tugas Covid-19 kota setempat turun ke lapangan melakukan sosialisasi dan meminta pedagang pasar dadakan dapat membubarkan diri, Minggu (29/3) malam.
Pihak Dinas Perhubungan bersama tim memastikan, untuk sementara tidak ada pasar tumpah atau pasar dadakan pasca ditetapkan edaran wali kota terkait pembatasan kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa dengan jumlah yang banyak.
Hal ini terpaksa dilakukan mengingat wabah virus Covid-19 yang belum mereda. Ternyata petugas menemukan masih ada pasar beroperasi tepatnya di Jalan Tjilik Riwut Km 7 Komplek Bumi Palangka.
“Bapak ibu yang berjualan di sini kami sosialisasikan dan ingatkan untuk tidak berdagang di pasar dadakan untuk sementara waktu. Ini adalah upaya kita bersama untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Apapun yang sifatnya mengumpulkan masyarakat dengan jumlah banyak, kita ingatkan untuk membubarkan diri,” tegas Alman.
Sontak, puluhan pedagang yang saat itu ada di lokasi bergegas mengumpulkan barang dagangan. Sebagian pedagang bahkan mengaku belum mengetahui adanya larangan berjualan di pasar dadakan.
Kepada Tabengan, Alman kembali menjelaskan, operasi yang dilaksanakan jajaranya ini adalah untuk mencegah penyebaran virus Corona yang saat ini semakin bertambah, khususnya di Kota Palangka Raya.
“Surat edaran Gubernur, wali kota hingga maklumat Kapolri sudah jelas bahwa upaya untuk mencegah penyebaran virus ini melalui physical distancing. Termasuk kegiatan dalam bentuk pasar dadakan tidak diperkenankan untuk buka sementara waktu, kalau mau berjualan atau masyarakat ingin berbelanja silahkan ke pasar kahayan atau pasar besar karena disana diperbolehkan,” pungkasnya.rgb











