-
Spirit Kalteng

Musisi Senior Lady Rocker Kalteng Susiana Tutup Usia

53
×

Musisi Senior Lady Rocker Kalteng Susiana Tutup Usia

Sebarkan artikel ini
-
Foto : Almarhum Uchie bersama Suami Rory (inzet – Uchie Lady Rocker Unpar Band Duniaku Duniamu)
PALANGKA RAYA/tabengan.co.id –    “Acungkan Tanganmu Tanda Kau Suka…Nyanyikan Lagu-lagu yang kami mainkan… Duniaku Duniamu Tiada Berbeda…. penuh gejolak jiwa yang selalu membara… Didadaku…(sepenggal lirik Lagu Duniaku Duniamu Unpar Band)”
 Insan musisi Kalteng saat ini tengah dirundung duka mendalam. Susiana “Uchie” Puspawatie
yang dikenal sebagai Lady Rockernya Kalteng, telah berpulang diusia yang ke 41 tahun.
Almarhum sangat familiar di kalangan musisi di provinsi itu serta masyarakat, sebagai seorang singer atau vokalis senior, dengan torehan segudang prestasi serta pengalaman. Salah satu karya yang lekat ditelinga masyarakat maupun musisi Kalteng adalah lagu Berjudul Duniaku Duniamu, yang dibawakannya bersama Unpar Band.
Lagu itu juga membawa almarhum bersama grup musiknya masuk 10 Finalis Festival Rock Log Zhelebour ke VIII se Indonesia pada 1997 silam. Unpar Band saat itu bersanding dengan grup Band Rock nasional seperti CB Band, Teaser, Grezz Rock dan lainnya.
Uchie sapaan akrab dirinya, tutup usia di Rumah Sakit Doris Silvanus Palangka Raya pada Rabu (9/3) siang, setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya beberapa waktu terakhir.
Jenazah almarhum saat ini disemayamkan di rumah duka Jalan Bukit Raya IV Kota Palangka Raya. Berbagai kalangan hadir sebagai tanda duka cita serta belangsungkawa. Almarhum yang dikenal ramah serta supel dalam bergaul, memiliki banyak rekan, teman serta kolega yang cukup banyak. Tidak heran rumah duka kedatangan banyak tamu duka cita serta kenalan. Bahkan ucapan duka cita terus berdatangan baik secara langsung maupun di media sosial, yang dibanjiri ucapan berbelansungkawa dari berbagai kalangan.
Menurut rekan almarhum yang juga seorang musisi Andre Ronald, Uchie merupakan teman sekaligus saudara dengan pribadi yang baik. “Almarhum bukan individu yang sombong, bahkan mau sharing serta memberikan nasehat positif kepada temannya,” ujar pria yang dikenal sebagai seorang drummer senior di Kalteng.
Andre mengaku sudah sangat lama mengenal Uchie serta kerap perform bahkan memiliki project musik bersama-sama. Keramahan serta kebaikan yang kerap ditabur almarhum, juga membawa Andre mengenal suami Uchie yaitu Rory. Kebetulan, ujarnya, Rory yang juga musisi kerap bermain gitar, sering kali diskusi bersama dirinya. Bahkan, kedua pasangan tersebut, sudah dirinya anggap sebagai saudara dekat.
“Saya termasuk teman-teman lainnya sangat sedih bahkan duka yang mendalam atas kepergian almarhum. Tidak menyangka secepat ini. Saya terus menguatkan serta membangun hal positif kepada Rory, untuk tetap kuat dan tabah,” ujar pria berambut gondrong tersebut.
Perlu diketahui, Susiana Puspawatie alias Uchie lahir pada 13 Agustus 1981 silam, di Tangkiling Palangka Raya. Almarhum pernah menyelesaikan perkuliahannya, di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Fakultas Seni Pertunjukan Jurusan Musik.
Selain berprofesi sebagai dosen, Uchie juga merupakan owner sekaligus mengelola Cafe Neverland, bersama sang suami. Almarhum menikah pada Mei 2021 silam dengan Rory, yang juga memiliki hobi serta minat yang sama dalam lingkup dunia musik. Sebelum tutup usia, almarhum sempat dirawat di Rumah Sakit Doris Silvanus, dengan keluhan peradangan asam lambung, yang mana akhirnya tutup usia pada Rabu siang, 9 Maret 2022.didin Rahkmadin
-
-
-