PALANGKA RAYA/tabengan.co.id- Sejak pandemi Covid-19 mewabah pada 2020 silam, tradisi masyarakat setiap bulan puasa yakni gelaran Pasar Ramadan ditiadakan hampir di seluruh wilayah Tanah Air. Kerinduan masyarakat Kota Palangka Raya akan keberadaan pasar yang biasanya menjual kue, kebutuhan pokok dan sarana berbelanja menu buka puasa, tahun ini akan terobati.
Rencana dibukanya Pasar Ramadan ini sudah dirapatkan dan dikoordinasikan jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya bersama kepolisian dan pihak terkait lainnya. Namun, semua itu masih menunggu persetujuan dari Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin.
“Memang ada rencana Pasar Ramadan tahun ini dibuka, dengan menitikberatkan pada penerapan protokol kesehatan ketat. Jajaran Pemko bersama kepolisian dan pihak terkait lainnya, sudah menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan Pasar Ramadan ini,” kata Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya Hardiansyah, Jumat (18/3).
Hardiansyah menyebutkan, rencana Pasar Ramadan di Kota Palangka Raya akan digelar pada 3 lokasi: Pasar Kahayan Jalan Tjilik Riwut km 1, Jalan RA Kartini dan Jalan Ahmad Yani.
Sejumlah syarat ketat diberlakukan dalam pelaksanaan Pasar Ramadan, antara lain para pedagang di lokasi pasar minimal sudah divaksin dosis kedua, warga yang berada di lokasi wajib mematuhi protokol kesehatan dan para penjual menyediakan tempat cuci tangan/hand sanitizer serta jarak antarlapak minimal 1 meter.
“Nanti akan dibahas lebih detail. Konkretnya semua untuk masyarakat dan BBPOM di Palangka Raya, akan uji sampel di lokasi Pasar Ramadan untuk menjamin pangan aman, bebas dari zat berbahaya. Juga penyiapan spanduk di tiap lokasi Pasar Ramadan berisi prokes,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Palangka Raya Kompol Alexander Ferdiasanta Sitepu menambahkan, Pasar Ramadan untuk Kota Palangka Raya, para pedagangnya minimal sudah divaksin dosis kedua dan tetap prokes ketat.
Pamen Polri ini menekankan, untuk ketersediaan lahan parkir nantinya Dishub Kota Palangka Raya dapat mengoordinasikan terkait tata kelola parkir di lokasi Pasar Ramadan yang direncanakan. Kemudian, Tim Gabungan Satgas Covid-19 diharapkan setiap harinya melakukan patroli guna memonitor keadaan di lokasi khususnya dalam penerapan protokol kesehatan.
“Konkretnya rasa aman pada pelaksanaan Pasar Ramadan, TNI-Polri dan stakeholder terkait akan terus bersinergi. Dan dipastikan hal itu tidak seperti biasanya, harus taat prokes karena pandemi belum berakhir,” pungkasnya. rgb





