-
Palangka Raya

Wali Kota Buka Pasar Wadai Ramadan

42
×

Wali Kota Buka Pasar Wadai Ramadan

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/YULIANUS RESMIKAN - Ketua Ketua Tim Penggerak PKK Kota Avina Fairid Naparin, Wakil Wali Kota Umi Mastikah dan Ny Noviana Yura A Djalins menggunting pita peresmian Pasar Wadai Ramadan di Kawasan Pasar Kahayan, Palangka Raya, Senin (4/4/2022)
-

+Obati Kerinduan Masyarakat Akan Kuliner Khas Ramadan

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Setidaknya sudah dua tahun, dari 2020 dan 2021 kemarin, Pasar Wadai Ramadan harus ditiadakan akibat pandemi Covid-19 di Kota Palangka Raya, namun tahun 2022, Pasar Wadai Ramadan 1443 Hijriah diperbolehkan dan dibuka Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin di kawasan Pasar Kahayan Murjani, Senin (4/4) sore saat menjelang waktu berbuka puasa.

TABENGAN/YULIANUS
Pasar Wadai- Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin membuka sekaligus meninjau Pasar Ramadhan di Kawasan Pasar Kahayan, Palangka Raya, Senin (4/4/2022)

Seperti yang diperkirakan, meskipun ibadah puasa telah memasuki hari kedua namun di hari pembukaannya, pasar wadai ramadan di Pasar Kahayan yang berkonsep tradisional nyatanya langsung dipadati ratusan pengunjung. Sebanyak puluhan lapak pedagang yang mayoritasnya adalah dagangan kuliner itu sukses menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat Kota Cantik untuk mencari aneka jajanan untuk berbuka puasa.
Turut berhadir dalam kegiatan ini para unsur Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah, Kepala BI Kalteng Yura A Djalins dan Ny Noviana Yura A Djalins, Ketua Ketua Tim Penggerak PKK Kota Avina Fairid Naparin, Kapolresta dan Dandim Palangka Raya dan jajaran kepala SOPD di lingkungan Pemko.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan positif atas kembali digelarnya Pasar Wadai Ramadan tahun 1443 H.
“Semoga di bulan yang penuh rahmat, hidayah dan ampunan ini, kita dapat menyempurnakan amal ibadah Ramadan kita. Kita semua patut memberikan apresiasi positif dengan dibukanya kembali pasar ramadan tahun ini, setelah 2 tahun ditiadakan akibat pandemi Covid-19,” ujar Fairid.
Pasar Ramadan dinilainya merupakan salah satu tradisi yang sangat positif, karena selain memenuhi keperluan kaum muslimin dalam menyediakan menu untuk berbuka puasa, juga menjadi bentuk akomodasi bagi para pedagang khususnya pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di kota setempat.
“Makanan khas yang disajikan juga dapat meningkatkan kecintaan terhadap kuliner khas Kalimantan yang bisa kita nikmati sehari-hari. Juga saya harap ini mampu menjadi tonggak kebangkitan ekonomi kita yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19,” tuturnya.
Fairid juga mengingatkan kepada para pedagang dan pengunjung Pasar Wadai Ramadan di seluruh Kota Palangka Raya, agar jangan lalai dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan. Meskipun secara data, persentase vaksinasi di kota setempat sudah sangat tinggi.
“Saya mengingatkan agar tetap waspada. Meskipun sudah vaksin, hal itu tidak menjamin kita sudah terhindar dari penularan Covid-19. Para pedagang pasar wadai ramadan saya harapkan bisa menjaga kehigienisan dagangannya dan tetap bergizi, serta tak menggunakan bahan berbahaya,” ujarnya mengingatkan.
Usai membuka secara resmi Pasar Wadai Ramadan, Wali Kota beserta istri dan seluruh undangan yang hadir menyempatkan untuk berkeliling melihat jajanan yang ada serta membelinya untuk makanan berbuka puasa.
“Silahkan bagi masyarakat untuk berbelanja di pasar wadai ramadan yang telah disediakan. Dengan begitu, kita turut membantu meningkatkan taraf kehidupan saudara-saudara kita yang lainnya,” tukas Fairid.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Amandus Frenaldy mengatakan ada 7 titik lokasi pasar ramadan di 5 kelurahan yang dibuka pada bulan ramadan 1443 H kali ini. Ketujuh lokasi tersebut antara lain Jalan Bali di Kelurahan Pahandut, Jalan Ais Nasution di Kelurahan Langkai, Pasar Kahayan dan kawasan Masjid Shalahuddin di Kelurahan Palangka, Jalan Hasanudin (Masjid Al Husna) di Kelurahan Menteng, Pasar Rajawali dan Komplek Perumahan Bondol di Kelurahan Bukit Tunggal.
“Ratusan pedagang yang tersebar pada ketujuh titik tersebut, siap melayani masyarakat Kota Palangka Raya. Juga kali ini, kami bekerjasama dengan pihak perbankan sudah menerapkan sistem pembayaran digital QRIS untuk mempermudah masyarakat dalam bertransaksi,” pungkasnya. rgb

-
-
-