-
Spirit Kalteng

Artis Cilik Sydney Kaila Imbau Masyarakat Kalteng Pakai Masker N95

117
×

Artis Cilik Sydney Kaila Imbau Masyarakat Kalteng Pakai Masker N95

Sebarkan artikel ini
Sydney Kaila Safia
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan.

Menanggapi kondisi tersebut, konten edukator dan Artis cilik asal Kalimantan Tengah, Sydney Kaila Safia, turut angkat suara dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan pernapasan.

“Setiap pagi saya membuka jendela, yang masuk bukan udara segar, tapi bau asap. Saya melihat banyak anak sekolah batuk-batuk, lansia sesak. Hati saya sakit, karena mereka tidak salah apa-apa,” ujar Sydney dalam keterangannya, Jumat (17/10/2026).

Berdasarkan data BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, peningkatan titik panas (hotspot) terjadi akibat cuaca kering berkepanjangan. Partikel halus PM2.5 dari asap Karhutla diketahui dapat memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, sakit tenggorokan, hingga memperburuk kondisi penderita asma dan penyakit jantung.

Melalui platform edukasinya, Sydney Kaila Safia menyampaikan 5 imbauan penting bagi warga Kalteng:

*1. Wajib Pakai Masker Standar N95*

Masker kain tidak efektif menyaring PM2.5. Gunakan masker N95 atau KN95 saat beraktivitas di luar rumah.

*2. Batasi Aktivitas di Luar Ruangan*

Hindari olahraga atau bermain di luar, terutama saat kabut asap tebal di pagi dan sore hari.

*3. Jaga Udara di Dalam Rumah Tetap Bersih*

Tutup rapat pintu dan jendela, perbanyak minum air putih minimal 2 liter per hari, dan konsumsi buah serta sayur untuk menjaga daya tahan tubuh.

*4. Lindungi Kelompok Rentan*

Anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penderita asma harus sebisa mungkin tetap di dalam ruangan.

*5. Kenali Gejala dan Segera Periksa*

Jika mengalami batuk berkepanjangan, sesak napas, mata perih, dan pusing, segera datang ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.

Selain imbauan kesehatan, Sydney juga mengajak masyarakat untuk berhenti membuka lahan dengan cara membakar.

“Asap ini bukan takdir, ini akibat ulah kita. Satu api kecil yang disulut karena malas, dampaknya ribuan paru-paru yang terluka. Kalteng ini rumah kita, rumah harusnya jadi tempat paling aman untuk bernapas,” tegasnya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, petugas di lapangan, dan kesadaran masyarakat dapat mempercepat pemulihan kualitas udara di Kalimantan Tengah.

Pemerintah Provinsi Kalteng sendiri telah menyiagakan posko kesehatan dan membuka layanan pengaduan Karhutla melalui Call Center 117. rls-red

 

-
-
-