PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Senator Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang hadir sebagai narasumber pada kegiatan webinar nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Palangka Raya (UPR), Minggu (3/4), via zoom meeting. Para peserta webinar ditawarkan jalan bagaimana generasi muda Kalteng berkontribusi dari sisi kebudayaan untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Teras Narang mengatakan, jalan itu adalah dengan menghidupi Karakter Huma Betang yang bertumpu pada penguatan karakter sumber daya manusia (SDM) Kalteng sesuai kearifan lokal daerahnya. Karakter Huma Betang yakni Humanis, Maju, Berani jujur, dan Tanggung Jawab, merupakan kebutuhan zaman dan relevan dengan kondisi kekinian Indonesia maupun masa depan.
“Di tengah era revolusi industri 4.0 sebagai ciri perkembangan industrialisasi yang maju, serta society 5.0 yang adalah ciri perkembangan sosial di tengah industrialisasi yang maju, kita mesti mengangkat kembali keunggulan kita. Termasuk keunggulan budaya yang menjadi ciri kita bersama di Kalteng,” kata Teras Narang saat webinar.
Lewat karakter Huma Betang, kata Teras Narang, inspirasi kebudayaan Kalteng dalam menghadapi tantangan eksternal secara global. Revolusi Industri 4.0, Society 5.0, Pandemi, krisis kemanusiaan, dan ekonomi akibat perang, perubahan iklim, melambungnya komoditas pasokan energi dan lainnya. Di level nasional, ada tantangan tersendiri berkaitan dengan bonus demografi, perubahan iklim yang berdampak pada bencana banjir, krisis pangan dampak industrialisasi dan turunnya tren generasi muda untuk bertani, hingga terbaru pemindahan IKN.
Sebagai ciri keunggulan SDM berbudaya, kata Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng ini, karakter Huma Betang perlu dikembangkan dalam hidup harian. Baik dalam pendidikan, pekerjaan, maupun dalam relasi sosial dengan berbagai pihak. Karakter humanis perlu dilatihkan lewat sekolah, mimbar keagamaan, pemerintahan, hingga keluarga.
Gubernur Kalteng Periode 2005-2015 ini melanjutkan, masyarakat Indonesia yang percaya pada Tuhan, dipercaya bahwa sifat berkemanusiaan merupakan ajaran Sang Pencipta dalam tiap agama yang kita hidupi. Karakter maju dibentuk dari peningkatan kualitas pendidikan serta perubahan pola pikir kita yang mesti mengedepankan semangat untuk terus belajar meningkatkan kapasitas dan kapabilitas. Kemampuan melihat masa depan beserta peluang, tantangan, serta cara mengatasinya merupakan bagian tak terpisahkan dari ciri maju ini.
Karakter Huma Betang Diperlukan dalam Hadapi Tantangan Global











