-
Spirit Kalteng

Vaksin Meningitis dan Covid-19 Masih Kosong

49
×

Vaksin Meningitis dan Covid-19 Masih Kosong

Sebarkan artikel ini
Irma Afsesta, Ucup Supriyadi, Suyuti Syamsul dan Andjar Hari Purnomo
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Kekosongan stok vaksin di Kota Palangka Raya tidak hanya terjadi pada vaksin Covid-19, namun terjadi pula untuk jenis vaksin Meningitis Meningokokus (MM).

“Saat ini stok vaksin Covid-19 kita masih kosong. Info dari pusat agar daerah menunggu dropping dari Kemenkes,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Andjar Hari Purnomo saat ditemui wartawan, Rabu (5/10).

Meskipun demikian, ia mengakui capaian vaksinasi Covid-19 di Ibu Kota Provinsi Kalteng cukup baik. Dosis 1 dan 2 sudah melampaui 100 persen. Berdasarkan data dari Dinkes Kota Palangka Raya, untuk dosis 1 sudah mencapai 265.263 orang atau 118,73 persen.

Sedangkan dosis 2 sudah disuntikkan kepada 228.838 orang atau 102,43 persen dan dosis ketiga sebanyak 92.429 orang atau 41,73 persen.

Kabid P2P Dinkes Kota Palangka Raya Irma Afsesta menambahkan, info dari Dinkes Provinsi Kalteng, vaksin Covid-19 diperkirakan tersedia awal November 2022. Apabila vaksin telah tersedia, akan segera diinformasikan ke seluruh Fasyankes pelaksana vaksinasi Covid-19 di Kota Palangka Raya.

Sementara, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Palangka Raya Ucup Supriyadi melalui Koordinator Substansi Pengendalian Risiko Lingkungan (PRL) dan Kesehatan Lintas Wilayah (KLW) selaku Ketua Tim Vaksinasi Covid-19 KKP Palangka Raya, Radian Nur, Selasa (4/10), mengonfirmasi bahwa vaksin Covid-19 kosong.

“Vaksin Covid info dari Dinkes Kota awal November 2022 tersedia di Kalteng,” bebernya.

Sedangkan untuk vaksin MM, menurut Radian Nur, saat ini juga kosong. Kuota pada 6 dan 7 Oktober sudah penuh dan menggunakan stok yang terdahulu.
“Sudah penuh untuk tanggal 6-7, kurang lebih 60 vial itu saja yang tersedia. Vaksin MM ada di KKP Sampit masih banyak, persisnya kurang tahu,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan, pengelolaan vaksin MM tidak pada Dinkes Provinsi. Tetapi pengelolaan ada di KKP.

“Vaksin Meningitis tidak dikelola Dinkes. Biasanya dikelola KKP. Mereka tidak wajib melapor ke Dinkes,” ujar Suyuti.

Menurut Kadinkes Kota Palangka Raya Andjar Purnomo, vaksin Meningitis domain Dinkes Kota hanya untuk keperluan vaksinasi calon jemaah haji. Sehingga untuk jadwal pelaksanaan dan jumlah sudah ditetapkan.

1.691 Nakes Vaksin Dosis 4  

Andjar kembali menambahkan, saat ini sudah ada 1.691 orang dari 5.221 Nakes penerima vaksin dosis pertama Covid-19 di kota setempat telah menerima suntikan vaksin dosis 4 sebagai vaksin penguat kedua. Kemudian, jumlah Nakes yang telah menerima suntikan vaksinasi dosis 2 sebanyak 5.134 orang dan vaksinasi dosis 3 sebanyak 4.753 orang.

“Pemberian vaksin penguat dosis kedua ini untuk meningkatkan perlindungan dan daya tahan tenaga kesehatan dari ancaman penyebaran Covid-19. Apalagi dengan terbatasnya Nakes dan berhadapan langsung dengan pasien, termasuk warga terjangkit Covid-19, maka mereka harus mendapat perlindungan tambahan,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengajak masyarakat setempat turut menyukseskan program vaksinasi, terutama dosis ketiga atau dosis penguat.

“Vaksinasi merupakan upaya paling efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19, atau minimal mengurangi risiko keparahan paparan virus berbahaya tersebut. Untuk itu, warga yang telah masuk kriteria agar segera mendapatkan vaksin booster,” katanya.

Meski saat ini pemerintah telah memberikan kelonggaran terkait aktivitas, masyarakat tetap diminta Fairid untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mengonsumsi makanan dan minuman bergizi serta rajin berolahraga. Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. rgb/dsn

-
-
-