PEMKAB KOTIM

DPRD Dukung Seluruh Satdik Implementasikan Kurikulum Merdeka

25
×

DPRD Dukung Seluruh Satdik Implementasikan Kurikulum Merdeka

Sebarkan artikel ini
DPRD Dukung Seluruh Satdik Implementasikan Kurikulum Merdeka
Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rinie Anderson

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rinie mendukung seluruh satuan pendidikan (Satdik) di wilayah ini dapat  mengimplementasi kurikulum merdeka.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kotim implementasi kurikulum merdeka di Kotim baru mencapai 30 persen.

“Informasinya sudah dijalankan dari 2021 dan sampai saat ini baru 30 persen. Untuk itu saya mendorong agar di tahun 2023 ini semua satdik dapat menerapkan semua,” ujarnya Senin (2/1).

Dirinya juga berharap Dinas Pendidikan setempat dapat menggenjot jumlah satdik yang menerapkan kurikulum merdeka. Termasuk memberi pemahaman jika ternyata ada kendala yang dihadapi oleh satuan pendidik.

“Ini menjadi tugas mereka untuk dapat memberikan pemahaman dan membantu satuan didik untuk dapat menerapkan hal tersebut,” katanya.

Dilanjutkannya Pemerintah Daerah memiliki kewajiban untuk mengimplementasikan peraturan perundangan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat salah satunya pemenuhan standar layanan pendidikan di seluruh wilayah khususnya di Kabupaten Kotim.

Untuk itu sebagai salah satu pemenuhan standar layanan untuk meningkatkan kualitas , pengelolaan satuan pendidikan diselenggarakan ajang pengimbasan dan replikasi terpadu melalui gebyar merdeka .

Untuk itu diharapkan  satuan pendidikan untuk mengembangkan program kegiatan inovatif dan kreatif melalui layanan pendidikan yang bermutu sehingga mengoptimalkan capaian investasi siswa.  Satuan pendidikan disarankannya hendaknya terus menjalin kerjasama dengan orang tua dan melaksanakan koordinasi berkelanjutan secara terpadu agar terjalin kerjasama yang baik sehingga semua sekolah di Kotim, dapat mengimplementasikan kurikulum merdeka secara optimal.

 “Melalui kurikulum merdeka penguatan profil pelajar Pancasila dijadikan proyek utama hal ini berarti berapa pentingnya penguatan karakter siswa untuk itu satuan pendidikan harus mengembangkan pembelajaran yang lebih berkualitas program literasi numerasi dan program pencapaian prestasi seluruh siswa sesuai dengan bakat dan potensinya harus dapat diupayakan lebih optimal,” tandasnya. (C-May)