PENDIDIKAN

UDARA PALANGKA RAYA BERBAHAYA-TK, SD, SMP dan SMA/SMK Belajar di Rumah

22
×

UDARA PALANGKA RAYA BERBAHAYA-TK, SD, SMP dan SMA/SMK Belajar di Rumah

Sebarkan artikel ini
UDARA PALANGKA RAYA BERBAHAYA-TK, SD, SMP dan SMA/SMK Belajar di Rumah
BELAJAR– SMPN 1 Palangka Raya tetap melaksanakan proses belajar mengajar, meski di tengah kabut asap yang menyelimuti Kota Palangka Raya akibat kebakaran hutan dan lahan, Rabu (4/10) pagi.TABENGAN/YULIANUS

PALANGKA RAYA – Menyikapi kualitas udara yang sudah memasuki level berbahaya berdasarkan data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya dengan tanggap kembali mengeluarkan surat edaran terbaru, Rabu (4/10) malam.

Dalam surat edaran tersebut diinstruksikan kepada seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP, dan Pendidikan Kesetaraan untuk mengambil langkah-langkah yang dituangkan ke dalam empat poin.

Pertama, pembelajaran untuk jenjang TK/PAUD, SD, SMP dan pendidikan kesetaraan di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ/belajar di rumah) mulai tanggal 5 Oktober sampai 7 Oktober 2023.

Kedua, selama PJJ dilaksanakan, satuan pendidikan tetap memantau kesehatan dan kemajuan belajar peserta didik dan selalu mengimbau kepada peserta didik agar tidak melakukan kegiatan di luar rumah.

Ketiga, pendidik dan tenaga kependidikan tetap hadir ke sekolah dengan memerhatikan kesehatannya untuk tetap memantau dan memberikan panduan PJJ kepada peserta didik.

Terakhir, setelah tanggal 7 Oktober 2023, Dinas Pendidikan akan mengevaluasi perkembangan yang ada dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk dapat diberikan kebijakan selanjutnya.

Surat edaran ini ditandatangani dan dicap langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Jayani dengan Nomor Surat No.800/2661/Disdik.Um-Peg/X/2023.

SMA/SMK Belajar di Rumah

Sementara itu, Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Kalteng Safrudin menyampaikan, Dinas Pendidikan Kalteng terus melakukan pemantauan kondisi udara di Kalteng. Melihat kondisi udara yang semakin parah, jenjang SMA berlakukan pembelajaran sistem daring.

Kondisi udara sekarang ini, jelas Safrudin, tidak sehat, dan tidak efektif bagi siswa untuk melaksanakan proses belajar mengajar (PBM) secara tatap muka. Untuk itu dikeluarkan edaran terkait PBM.

“Memantau kondisi udara saat ini, kita mengeluarkan edaran terkait PBM untuk pembelajaran secara daring SMA.ded/rba