DPRD MURUNG RAYA

Ketua DPRD: Jaga Kondusivitas Jelang Pilkada

26
×

Ketua DPRD: Jaga Kondusivitas Jelang Pilkada

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD: Jaga Kondusivitas Jelang Pilkada
TABENGAN/CRISTINA SAMBUTAN – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya Doni memberikan sambutan pada sebuah kegiatan, pekan kemarin.

PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura)  Doni menegaskan pentingnya peran serta aktif dari Camat dan Lurah dalam memantau situasi jelang pelaksanaan pemilihan umum yang akan berlangsung 2024. Ada banyak hal yang harus masyarakat pahami tentang pemilu, bukan hanya memilih pemimpin daerah, tetapi masyarakat harus melihat visi misi dari setiap pencalon daerah. Ada pula masyarakat yang tidak ikut pemilu, pemdes harus lebih memperhatikan dan harus memberikan sosialisasi bagi masyarakat agar memilih.

“Dengan keterlibatan, semua OPD instansi Pemda Kabupaten Murung Raya diharapkan jelang pemilu ini dapat berjalan dengan aman dan damai, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses demokrasi, semua masyarakat harus memberikan suara, masyarakat penentu pemilih pemimpin daerahnya,” ucap Doni, Minggu (05/05).

Tindakan proaktif dari pihak berwenang, seperti Camat dan Lurah, dalam mengawasi jalannya pemilihan umum dimana kesejukan dan kedamaian sudah menjadi prioritas yang ditekankan kepada semua pihak, baik bagi pemerintah DPRD dan semua kalangan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

Ini adalah komitmen pemda menjaga stabilitas dan ketertiban selama masa transisi pemerintahan melalui proses demokrasi. “Melalui koordinasi yang baik antara berbagai instansi terkait, diharapkan segala upaya yang dilakukan akan mampu menciptakan atmosfer yang kondusif bagi masyarakat dalam menyalurkan hak demokrasi, menjaga kedamaian dan stabilitas merupakan tanggung jawab bersama,” tandas Doni.

Secara teoritik, lanjut Doni, pemilu merupakan sarana legitimasi politik yang selanjutnya terjadi sirkulasi kekuasaan berdasarkan representasi politik. Rakyat harus diajak melihat para wakilnya yang ada di eksekutif maupun legislatif. Tanpa keikutsertaan rakyat yang berdaulat, pemilu dan pilkada hanya rutinitas tanpa kualitas.

Para penyelenggaran pemilu maupun aktivis partai politik harus memberi pendidikan politik yang cukup kepada rakyatnya. Dari rakyat yang berdaulat itulah, kualitas pemilu akan selalu terjaga keberlangsungannya. “Untuk menegakkan pemilih berdaulat negara kuat dimulai dari kekuatan data pemilih. Pemilih harus memiliki kedaulatan,” tegas Doni.   c-crs